Gaji ASN diduga sengaja dimolorkan, Elshabier :” Kinerja SDM bagian anfrah gaji patut dipertanyakan”

Ilustrasi atas keterlambatan 
pembayaran gaji ASN pada 
sejumlah OPD di Kabupaten Bima
termasuk Dikbudpora

 

 

Kabupaten Bima, JejakNTB.com| Sejumlah ASN di Kabupaten Bima mengeluhkan telatnya pembayaran gaji bulan mei tahun 2022, mereka kecewa dengan pemerintah yang terlambat meng anfrah gajinya dikarenakan banyaknya kebutuhan di hari pertama setelah masa liburan hari raya idul fitri 1433 Hijriah. Kecewanya ASN ini bukan kali ini saja melainkan selama bendaharanya diganti dengan orang baru bersama bagian keuangan.

Pantauan Media, beberapa ASN sempat meng sms redaksi untuk diberitakan saja kejadian terlambatnya pembayaran gaji ini karena seringkali setiap bulannya diatas tanggal lima dan setiap tahun baru dan hari raya diatas tanggal sepuluh bahkan mendekati tanggal duapuluh per bulannya.

Di hari Pendidikan Nasional dan Korpri ini harusnya pihak bank dan bagian keuangan menjadikannya sebagai kado buat mereka para abdi negara untuk diberikan gaji dan tunjangannya tepat waktu bukan malah sebaliknya memolorkannya.

” Heran kita dengan pembayaran gaji dan tunjangan selalu telat di Bima Kabupaten dan Wallahuallam apa yang menjadi penyebabnya saya kurang tau mas, tetapi terlambatnya ini gaji memang sangat meresahkan semua pihak, ungkap salah satu Guru pada SMPN 4 Madapangga yang enggan dikorankan namanya pada Media JejakNTB.com Senin 9 Mei 2022.

Analist Kebijakan Publik Elshabier Alghura, S.H.,  menilai lambannya pembayaran gaji dan tunjangan memang akan berpengaruh dan sangat menimbulkan keresahan mengingat ASN kita diakui alumni FH Unram ini banyak dijerat utang dan pinjaman serta kebutuhan hidup lainnya,

“Mereka menghidupi diri dan keluarganya dari gaji dan tunjangan apalagi kalau punya anak kuliah itu sangat menyebalkan, kalau bisa ontime biar bebannya tidak bertambah.,”ucapnya

,” kinerja bagian anfrah gaji di BPKAD maupun lainnya sangat rendah dan selalu dibiarkan begitu saja oleh atasannya tanpa ditindaklanjuti dengan respons yang tepat dan cepat, hanya di Bima yang begini daerah lain mana ada.

Masih Elshabier, saat ini kebutuhan tidak bisa dielakkan, jangankan untuk berkembang ekonomi kita untuk survive saja susah, nah ketika gaji dan tunjangan malas keluarnya maka akan menambah utang mereka,

Mereka sudah pasti berutang lagi untuk menutupi kebutuhan hidupnya bagi yang punya sampingan usaha yach gak apa apa tetapi yang tidak ada mau bilang apa mau ambil dimana, mereka pasti berutang uang berbunga dan lainnya untuk memenuhi kebutuhan tadi, sambungnya.

Kejadian keterlambatan gaji di Bima sudah seringkali dan lucunya tidak ada langkah pembenahan dari Bupati dan Wakil Bupatinya,

” Mereka masa bodoh urusan gaji ASN dan terpenting agenda pribadi keluarga dan kroninya lancar selesai, tutupnya.

Dihubungi secara terpisah, bendahara atau bagian keuangan Dinas Dikbudpora Bima saat dihubungi kontaknya oleh media langsung mengangkat handphonenya,

” Iya kita lagi sibuk mengurus urusan gaji guru guru ini, enggak gampang mas kerja begini yang dibawah enak aja tanyak gajinya kalau kita lelahnya setengah mati mas. Sabar makanya,” begitulah kira kira bunyi bahasa salah satu bagian keuangan Kabupaten Bima tatkala sejumlah awak  media ini mengontaknya melalui ponselnya sore tadi, Selasa 10 Mei 2022, guna memastikan pencairannya.

Kepala  Dinas Dikbdupora Kabupaten Bima Zunaidin saat dikonfirmasi Media terkait terlambatnya pembayaran gaji mengatakan telah meneken perintah itu.

” Maaf, saya lagi di Mataram bersama Bupati Bima menghadiri suatu acara jangan dulu diganggu mas, soal gaji dan tunjangan sudah saya teken kemarin sebelum saya keluar daerah, jawabnya via ponsel saat ditanyai awak media ini guna mengkonfirmasi hal tersebut.

Selain dia [guru tsb.RED], ada ASN lain dari pihak kantoran yang mengeluhkan hal sama soal terlambatnya pembayaran gaji ASN pada lingkup kerja Pemkab Bima,

H Mursana misalnya mengaku salut dengan pengakuan salah seorang guru dari salah satu sekolah di ruang lingkup Pemkab Bima itu,

” itu benar apa yang disampaikannya masak gaji selama ini selalu telat dulu saat bupati sebelumnya paling telat tanggal 5 setiap bulan namun saat ini gaji diterima diatas tanggal sepuluh malah setiap bulan,beber ASN yang bekerja di lingkup Setda ini pada media,

Kepala Keuangan Daerah Adel Linggiardi SE saat dikonfirmasi via ponselnya dalam keadaan tidak aktif,hingga berita ini ditulis belum ada pihak terkait yang bisa dimintai tanggapannya terkait soal ini Manager Bank NTB, Iskandar pun saat ditemui media sedang tidak ada di kantornya

” Kalembo ade mas, beliau lagi istirahat dan silahkan menitip pesannya untuk kami sampaikan saat beliau kembali, ucap stafnya dengan kelembutan saat didatangi kru jejakntb di Kantor Bank NTB Cabang Syariah Bima, Selasa 10 Mei 2022.

ASN di Bima begitu sabar mereka selalu hadir tepat waktu untuk bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi serta tidak pernah merasa bosan bahkan gaji nya pun rela selalu dimolorkan,belum diketahui pasti kenapa bisa gaji bulanan telat dan tunjangan triwulanan bernasib sama namun dugaan semua pihak pada sumber daya yang tidak disiplin profesional serta kurang taat azas.

Perlu diketahui bahwa keterlambatan gaji sudah seringkali di masa IDP Dahlan dan dibiarkan begitu saja meski wakil bupatinya sering mengingatkan dalam rapat maupun hearing tertentu,

Persoalan terlambatnya gaji menurut hemat redaksi dapat memicu menurunnya angka partisipasi dan kinerja pegawai pada lingkup Pemkab Bima,

” Bisa saja semua ASN terutama guru dan lainnya melakukan mogok kerja dan boikot dunia pendidikan serta birokrasi itu hal wajar karena hak dan kewajiban haruslah seimbang, semua OPD harus nya memahami instruksi dan garis koordinasi itu dengan baik bukan malah lari dari tanggungjawab dan membiarkan semuanya hambar dan selalu semrawut.

Hingga berita ini ditulis, gaji sejumlah ASN di Kabupaten Bima sampai saat menit detik ini pun belum juga cair termasuk tunjangan profesi yang diterimanya selalu tepat waktu namun untuk Mei 2022 belum ada jawaban dan kepastian pencairannya. [ JEJAK.COM : Redaksi ]

 

 

Facebook
Twitter
Email
WhatsApp

Berita Terbaru

Scroll to Top