FC Persid Unbim Taklukkan Ameera Blues 4-1 Lewat Adu Pinalti, Tantang FC Mekarsari di Final Walikota Cup
KOTA BIMA —Pertandingan semifinal Walikota Cup tahun 2026 yang di kick – off sejak 15 April lalu sungguh menakjubkan benar benar menjadikan momen ini sebagai sarana silaturahmi dan mempertemukan FC Persid Unbim melawan Ameera Blues Bima Town di Lapangan Sepak Bola Teratai Brimob, Senin 8 Juni 2026 berlangsung sengit dan menyajikan tontonan menarik.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim langsung menampilkan permainan menyerang. Jual beli serangan terus terjadi sepanjang pertandingan, sementara lini pertahanan masing-masing tampil disiplin untuk meredam agresifitas lawan.
Persid Unbim FC tampil prima dan lebih efektif bahkan permainan di kuasai Tim Persid. Ada sekitar enam bahkan delapan kali peluang gol tercipta dengan satu hatrick yang sangat mencengangkan namun itulah takdir hingga wasit meniup peluitnya skor masih imbang 0-0 di babak pertama.
Memasuki babak kedua, serangan terus digeber para punggawa hebat Persid Unbim FC, namun tangguhnya kiper Almeera Blues Kota Bima menahan skor hingga kedua kesebelasan imbang di dua babak. Tidak ada penambahan waktu dan wasit pun meniup tanda adu pinalti dimenit-menit terakhir. Tim asal Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima itu akhirnya menundukkan Tim Ameera Blues dengan skor telak 4-1 dalam drama adu pinalti yang berlangsung dramatis itu.
Kemenangan tersebut memastikan FC Persid Unbim melaju ke Partai puncak dan akan menghadapi Mekarsari FC Sape, yang sebelumnya berhasil menyingkirkan Kayla Azzahra Wera Ambalawi secara telak 4-2 melalui laga defense.
Partai final yang mempertemukan dua tim terbaik tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 14 Juni 2026, dan diprediksi akan menyedot perhatian ribuan suporter dari berbagai wilayah Se- Pulau Sumbawa.
Ketua Panitia Wali Kota Bima Cup I, Syarif Rustaman, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada kedua tim yang sukses menembus partai final.
Menurutnya, keberhasilan FC Mekar Sari dan Persid Unbim FC merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, serta perjuangan panjang selama mengikuti turnamen.
“Selamat kepada kedua tim yang berhasil melaju ke final. Tunjukkan permainan terbaik, junjung tinggi sportivitas dan fair play, serta.jadikan laga puncak ini sebagai hiburan.sekaligus inspirasi bagi pecinta sepak bola di.Bima dan Pulau Sumbawa,” ujarnya.
Syarif juga mengajak seluruh suporter untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan final berlangsung.
Ia menegaskan bahwa WaliKota Bima Cup bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat.
Turnamen ini adalah hiburan rakyat. Apalagi suasana sepak bola dunia sedang hangat menyambut Piala Dunia 2026. Mari kita hargai dan hormati pertandingan dengan penuh kegembiraan, persaudaraan, dan semangat sportivitas,” ajaknya.
Redaksi




















