Suhu dan konstelasi politik jelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) kabupaten Dompu 2024 mendatang, menghangat.
Gerakan politik dari pendukung dan simpatisan masing-masing Bakal Calon, mulai nampak kepermukaan. Para loyalis, terutama unit sabotase dan propaganda. Bukan saja melakukan sosialisasi pencitraan untuk mengorbit Jagoan yang diusung. Tapi juga, melakukan misi intelijen skala terbatas. Berupa menggiring dan menyesatkan informasi publik, sekaligus mengembosi (Pembusukan Karakter) menyasar figur/calon bupati lain.
Salah-satu bakal Calon Bupati Dompu yang namanya melejit dan mendapat sambutan luas masyarakat Dompu. Adalah Ir. H. Ridwan Syah menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman (PUPR) Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Tampilnya sosok cerdas dan bertalenta dengan reputasi gemilang selama mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Memantik perasaan khawatir dan was-was bagi rifal saingannya di Palagan Dompu 2024.
Putra Kandung dari Almarhum H. Muh Yaqub MT Mantan Bupati Dompu Periode 1984 – 1989, tengah menjadi target Pembusukan dan Fitnah oleh pihak-pihak tertentu, yang dideteksi tergabung di unit propaganda calon bupati lain, yang ditaksir menjadi saingan utamanya di Suksesi Pilbup Dompu 2024.
Operasi pembusukan menyasar Kadis PUPR NTB Ir. H. Ridwan Syah, memanfaatkan beragam isu dan instrumen, haruslah dihentikan dan diwaspadai serta jangan diterima mentah mentah.
“Selain merusak tatanan dan iklim demokrasi di Kabupaten Dompu. Hal tersebut dikhawatirkan menimbulkan polarisasi dan gesekan fisik. yang dikhawatirkan dapat menyulut konflik ditengah masyarakat, antara loyalis/ pendukung masing-masing Jawara yang bertarung. BERSAMBUNG
Oleh: JONI JUNAIDI




















