

DOMPU, JEJAKNTB|| Pemerintah Kabupaten terus berkomitmen memperkuat sektor ekonomi masyarakat kelas bawah. Hari ini, Jumat (16/10) Bupati secara simbolis menyerahkan bantuan puluhan unit rombong (rombong tempat jualan) kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bertempat di Halaman Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dompu, sekitar pukul 14.30 WITA hingga selesai.
Bantuan sarana usaha ini bersumber dari alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2026.
Langkah ini diambil sebagai wujud nyata pemanfaatan dana cukai hasil tembakau guna memulihkan dan mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat luas, khususnya para pedagang kecil.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa pemberian fasilitas penunjang usaha seperti rombong ini diharapkan mampu menaikkan kelas UMKM daerah.
Sarana jualan yang lebih bersih dan representatif dinilai akan menarik minat pembeli lebih banyak.
“Dana DBHCHT ini kami kembalikan kemanfaatannya kepada masyarakat. Salah satunya lewat pemberian rombong usaha ini agar para pelaku UMKM kita memiliki tempat usaha yang lebih layak, bersih, dan higienis. Kami ingin ekonomi warga bergerak lebih cepat,” ujar Bupati di sela-sela penyerahan bantuan secara simbolis.
DINAS KOPERASI DAN UKM BARU SEHARI DILANTIK LANGSUNG TANCAP GAS!
Ada yang menarik dari kegiatan ini, Dinas Koperasi dan UKM yang baru didefinitifkan belum sampai sehari penuh langsung tancap gas dan mendapatkan anugerah serta rezeki dipercaya oleh Bupati Bambang Firdaus, S.E., untuk menjadi leading sektor kegiatan tersebut.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Rahmat Hidayat, S.E., menambahkan, penerima manfaat bantuan rombong ini telah melalui proses seleksi dan verifikasi yang ketat agar tepat sasaran. Prioritas utama diberikan kepada para pelaku usaha kecil mandiri yang selama ini belum memiliki sarana tempat berjualan yang memadai.
Salah satu pelaku UMKM penerima bantuan mengaku sangat bersyukur atas kepedulian pemerintah daerah. Ia mengatakan bahwa rombong baru ini akan sangat membantu operasional usahanya sehari-hari.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran pemerintah. Selama ini saya berjualan menggunakan meja kayu seadanya yang sudah mulai rusak. Dengan rombong baru ini, tempat jualan saya jadi lebih rapi dan dagangan jadi lebih bersih,” ungkapnya.
Selain menyerahkan bantuan fisik berupa rombong, Pemerintah Kabupaten juga berkomitmen untuk terus mendampingi para pelaku UMKM melalui program pelatihan manajemen keuangan dan pemasaran digital agar usaha mikro di daerah ini dapat terus tumbuh dan bersaing di pasar yang lebih luas.(*/Jn)





















