Dua Tokoh Kunci, Resmi Diajukan PDIP NTB Untuk Maju ke DPR RI

JejakNTB.com | Genderang Pileg 2024 kini mulai ditabuh, sejumlah partai mulai bergerak mendaftarkan para bacalegnya secara kolektif kolegial termasuk partai kekuasaan yang telah memenangi pemilu dua kali berturut – turut yakni Partai PDI Perjuangan.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah menyerahkan sejumlah nama bakal calon anggota DPR yang akan berkompetisi di Pemilu 2024.

Untuk Daerah Pemilihan atau Dapil Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP NTB mengajukan sejumlah tokoh kunci yang sangat berpengaruh dan mampu menyatukan Pulau Lombok dan Sumbawa dalam situasi apapun.

Integritas keduanya tak diragukan adanya terutama dalam memposisikan tangan diatas untuk rakyat dan sangat implementatif sesuai adagium khasnya menangis dan tertawa bersama rakyatnya.

Keduanya adalah elite PDIP NTB, sebagai Ketua DPD dan Sekertaris DPD Partai Banteng, beliau berdua merupakan petahana DPR RI hingga anggota DPRD NTB dan DPRD Kabupaten berturut-turut.

Menurut Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP NTB Ruslan Turmuzi, PDIP NTB sudah mengajukan dua nama tokoh kunci yakni H Rachmat Hidayat dan H Lalu Budi Suryata.

Dia akan bertarung di Dapil NTB II Pulau Lombok, dan H Lalu Budi Suryata yang akan maju di Dapil NTB I Pulau Sumbawa. Keduanya diyakini Ruslan sebagai figur out of the box nya moncong putih.

“Untuk DPR RI Dapil NTB sudah memenuhi syarat 100 persen, dan kader simpatisan hingga barisan maupun sayap wajib mendukung secara all out keduanya” tegas Ruslan.

Ruslan pun mengomentari terkait nama Ganjar Pranowo dengan elektabilitas PDIP di NTB untuk memenangkan kursi DPR RI maupun DPRD.

Menurutnya, elektabilitas Ganjar Pranowo yang berada di angka 28 persen, turut mampu mendongkrak nama partai banteng di NTB dan melejitkan perjuangan.

” Pak Ganjar tak punya beban masa lalu dan termasuk salah satu Kepala Daerah yang nihil kasus dibandingkan Mantan Gubernur dan Gubernur lain saat sama sama menjabat,” tambahnya.

Bahkan disebutkan Ruslan, elektabilitas PDIP di NTB berada di angka 68 persen. Angka tersebut bukan sembarang angka dan hasil rekayasa survey melainkan kondisi obyektif termasuk pandangan berbagai tokoh dan peneliti terkemuka bahkan akademisi.

Hal tersebut menjadi entry point sebagai modal penting untuk memenangkan kursi DPR RI di Dapil NTB karena elektabilitas figur dan kader serta partai besutan Bunda Megawati itu memang tidak tertandingi hari ini apapun hipotesa dan sintesa maupun sampling dan ranfom survey yang dilakukan. (Red)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top