Sumbawa, JejakNTB.com |Fenomena berulang-ulangnya permasalah rakyat seperti Kelangkaan pupuk, anjloknya harga gabah, dan kelangkaan atau terlambatnya pasokan gas mendapatkan Attensi ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq.
Kepada media ini Selasa, 26/4 melalui telpon seluler mengatakan dalam bulan puasa ini di wilayah barat meliputi Kecamatan Alas, Kecamatan Alas Barat dan kecamatan Buer bahkan sebagian Kecaman utan kondisi gas sulit didapat masyarakat.
Demikian juga masalah Pupuk, dan anjloknya harga gabah selalu berulang kali terjadi, atas hal ini Rafiq mengharapkan kepada Pemerintah Daerah untuk memberikan attensi yang serius
“Seminggu terakhir ini kami pantau masyarakat di wilayah barat kabupaten Sumbawa kesulitan mendapatkan Gas Elpiji 3 Kg. Bisa jadi karena peminat atau pemakai gas ini meningkat di bulan Ramdhan baik dari rumah tangga maupun usaha mikro. Atas kondisi ini perlu diimbangi dengan terjaminnya rantai pasok gas tepat waktu sesuai jadwal sehingga pembenahan manajemen pemasaran dari Pertamina atau pengelola SPBE perlu diperhatikan, sehingga kebutuhan masyarakat di bulan ramadhan maupun menjelang lebaran hingga hari lebaran dapat diantisipasi, Ungkapnya.
Kemudian lanjutnya salah satu jalannya tercepat dalam menjamin rantai pasoknya berjalan lancar adalah menambah personil dalam pengisian gas di SPBE, penambahan armada angkut oleh agen ke pangkalan
bahkan kita mendorong agar ada penambahan pembangunan SPBE di wilayah tengah Kabupaten Sumbawa.
Ujarnya.
Hal penting lagi adalah perlu membentuk Tim Pemantau Kondisi Kebutuhan Pokok seperti Gas, Pupuk dan Harga Komoditas pertanian sehingga jangan ada pihak yang memainkan Harga.
Tim tersebut perlu melibatkan berbagai elemen masyarakat juga leading sektor terkait dan libatkan juga Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, Dandim,dan DPRD Kabupaten Sumbawa sehingga masalah ini tidak terulang dan ada efek jera !.” Pungkasnya [Ruf]




















