Dipercaya Menduduki Kepala Inspektorat Mataram, Ini Terobosan Bq. Nelly 100 Hari Kedepan

Bq. Nelly Kepala INSPEKTORAT Kota Mataram

 

 

JejakNTB.com, MATARAM  | Menindaklanjuti hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Nusa Tenggara Barat per juli 2022, dan seabrek persoalan administrasi yang ditinggalkan pejabat lama, Kepala INSPEKTORAT Kota Mataram yang baru dilantik beberapa pekan lalu,  Baiq Nelly, SE., M.Ak.  kepada sejumlah awak media,  Senin (18/7) meneguhkan keyakinannya bahwa akan meneruskan semua temuan tersebut ke ranahnya mengikuti prosedur yang berlaku dan sesuai konstitusi yang ada.

Ditanya media, soal banyaknya temuan tim auditor Badan Pemeriksa Keuangan Mataram tentang potensi kerugian negara yang dilakukan sejunlah pejabat di Pemkot menjadi atensi kepala baru dengan tegas Pejabat INSPEKTORAT Kota Mataram Bq Nelly menegaskan,

“Iya,, harus kita rampungkan semua, harus akselerasi dan dimana saya dipercayakan oleh pimpinan disitulah saya akan melakukan pengabdian terbaik, inshaaAllah ada akses saya kesitu percayalah jangan khawatir dan beri saya ruang dan waktu,”ungkapnya saat ditemui diruang kerjanya kemarin.

Dirinya mengaku sebelumnya pernah berada di Inspektorat Provinsi NTB dan sedikit tidak adalah pengalaman dan wawasan terkait dengan penuntasan atas kasus yang terjadi dalam perilaku birokrasi yang ada diinternalnya.

Begitu saya pegawai negeri saya langsung ditempatkan disitu, (INSPEKTORAT.RED) dan telah mengabdi di bagian keuangan hampir delapan tahun. Nah dengan pernah berkecimpung dibagian tersebut saya faham alur alur keluar masuk uang negara yang semestinya dan yang tidak sesuai prosedural juklak juknis yang ada. Pengetahuan dan wawasan soal itu inshaaAllah ada,” tukas Bangsawan Sasak ini pada media.

Pemilik kualifikasi Magister Akuntansi  dengan predikat Cumlaude tersebut sangat optimist bersama lembaga anti rasuah termasuk BPK memotong jaringan praktik Mal Administrasi yang akan menurunkan derajat Kota Ibadah nan Religius tersebut.

” InshaaAllah dengan tempaan M.Ak yang telah saya peroleh, saya akan memanfaatkan ilmu tersebut sebaik baiknya untuk menata Mataram dan mengarusutamakan kemajuan Daerah diatas kepentingan pribadi keluarga dan golongan, ucapnya.

Masih Nelly, dirinya memastikan setelah Pemerintah Kota  Mataram mendapatkan status keuangan daerahnya dengan raihan wajar tanpa pengecualian selama empat kali berturut turut mengingatkan dan turut menghimbau yang kesekian kalinya kepada sejumlah Aparatur Sipil Negara Kota Mataram untuk tidak bermain api serta bekerja apa adanya sesuai tuntutan tugas sebagai ASN.

” Sebagai Kepala INSPEKTORAT, saya tegaskan untuk semua ASN jangan macam macam, bekerjalah dengan baik berdasarkan aturan dan kedepankan rasionalitas maupun nuraninya dalam bekerja serta jangan mencoba mencari jalan pintas, tekuni jalani apa adanya,” terangnya.

Untuk diketahui Baiq Nelly punya target dan grand design dalam mengawaki Inspektorat Kota Mataram, target beliau seratus hari paska ditempatkan Walikota  akan menjalankan tugas sepenuh hati dan tidak sungkan menindak tegas pejabat maupun staf serta aparat yang nakal dan malas bekerja mengabdi untuk daerah.

“Mereka sudah digaji kok gak boleh malas malasan apalagi macem macem pasti saya tindak dan Saya akan minta tolong kepada semua teman teman OPD yang ada untuk segera menyelesaikan segala urusan termasuk melaksanakan tertib keuangan dan administrasi lebih awal lebih baik dan semakin tertib karena saya akan meminta dan mendesak BPK Mataram untuk segera kembali mengaudit semua aktifitas pemerintahan dan Birokrasi yang dilakukan, apakah sudah sesuai dengan kaidah kaidah maupun prinsip Good Governance kah atau Clean dan Clear Government, semua harus jelas,” imbuhnya.

Bq. Nelly memaklumi dan memahfumi bahwa masih banyak PR besar yang belum terselesaikan tuntas dan berharap SKPD terkait bekerja bersama sama hal tersebut sangat amat diperlukan dalam turut membantu mengurai benang kusut manajemen dan perilaku birokrasi kita kedepannya.

Untuk diketahui, pelaku bisnis pariwisata dan kuliner misalnya dari segi menunaikan kewajiban pajak untuk usaha perhotelan dan rumah makan serta lainnya masih jauh dari harapan dan target Pemkot Mataram.

Khusus dengan BKD tadi saya sudah bicara banyak dengan Pak Syakirin dan amanah ini merupakan cobaan bagi saya namun akan saya jalani dan hadapi sesuai tugas dan tanggungjawab saya dalam mengembannya. Komitmen saya bagaimana mengabdi yang bermanfaat buat orang banyak dan berfaedah untuk akherat saya dan keluarga dan mudah mudahan ini semua bisa saya tunaikan dengan penuh tanggungjawab sesuai dengan yang diamanahkan dipundak saya, mudahan bisa professional.” pungkasnya.(dwi/nkm/red)

Facebook
Twitter
Email
WhatsApp

Berita Terbaru

Scroll to Top