Dikbud NTB Prioritaskan Masyarakat Kurang Mampu Pada Jalur Afirmasi

MATARAM, JejakNTB | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB kembali mengingatkan jalur afirmasi diprioritaskan untuk masyarakat yang kurang mampu pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024.

Kepala Bidang SMA Lalu Muhammad Hidlir mengatakan, selain pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH), jalur afirmasi memprioritaskan calon siswa baru di lingkungan sekitar sekolah.

Lebih lanjut Hidlir, jalur afirmasi dan perpindahan orang tua pada PPDB jenjang SMA dibuka selama tiga hari yaitu mulai tanggal 13-15 Juni. Untuk jalur afirmasi kuotanya 20 persen dari total siswa yang diterima di sekolah. Sedangkan untuk jalur perpindahan orang tua kuotanya lima persen dari total siswa yang diterima.

Jalur afirmasi diprioritaskan bagi siswa kurang mampu yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah, misalnya, di SMAN 1 Mataram jalur afirmasi memprioritaskan warga Lingkungan Gomong dan Dasan Agung.

“Ini kesempatan bagi calon siswa baru dari Gomong dan Dasan Agung yang kurang mampu untuk daftar jalur afirmasi,” terang Hidlir.

Siswa yang daftar jalur afirmasi, akan gratis selama di sekolah. Mereka tidak dikenakan Biaya Penyelenggara Pendidikan (BPP). Ia ingin jalur afirmasi bisa dimanfaatkan masyarakat kurang mampu di lingkungan sekitar sekolah dengan maksimal.

Dijelaskan Hidlir, jalur afirmasi cukup banyak kuotanya seperti di SMAN 1 Mataram jalur afirmasi kuotanya 72 siswa dari total siswa yang akan diterima 360 orang. “Jalur afirmasi dan zonasi untuk pemerataan mutu pendidikan,” tutupnya.

 

 

Pewarta.  Fitri

Editor. Nukman

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top
Scroll to Top