MATARAM, JEJAKNTB||Seorang penumpang kapal feri penyeberangan Poto Tano-Kayangan, Nusa Tenggara Barat (NTB) melompat ke laut. Aksi penumpang KMP Belida itu diketahui dari rekaman CCTV kapal. Keberadaan penumpang perempuan itu sampai sekarang belum diketahui.
General Manager (GM) ASDP Cabang Kayangan Erlisetya Wahyudi mengungkapkan insiden tersebut terjadi saat kapal berlayar dari Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menuju Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, pada Senin (1/12).
“Kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 07.57 Wita,” ucap Erlisetya dikonfirmasi JejakNtb, Senin malam.
Erlisetya mengaku diketahui pertama kali oleh awak kapal (ABK) setelah kapal bersandar di pelabuhan Kayangan dan melakukan proses bongkar muat. Saat itu ABK menemukan satu unit sepeda motor masih berada di atas kapal tanpa pemiliknya.
“ABK kemudian berkoordinasi dengan petugas darat untuk menurunkan kendaraan dan melakukan pemeriksaan lanjutan,” ujar dia.
Anggota melakukan koordinasi dengan pihak ASDP dan Syahbandar guna memastikan kejadian tersebut dan mengidentifikasi penumpang kendaraan R2 yang diamankan oleh Polsek KP3 Kayangan dan adapun hasil pemeriksaan CCTV di pelabuhan Tano tepat pukul 06.34 wita pengendara R2 no. Pol : EA 5738 HK melakukan scan tiket di pelabuhan Tano dan terpantau CCTV masuk ke KMP BELIDA pada pukul 06.40 wita, kemudian dilakukan identifikasi kendaraan no. Pol : EA 5738 HK serta didapat identitas pemilik kendaraan tersebut yaitu NANI IDAYANTI S. Pd.I, Taliwang, 05-05-1975 perempuan, Islam, kawin, PNS, alamat RT/RW 001/002 Kelurahan Bugis Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat setelah itu dilakukan pengecekan manifest KMP BELIDA di syahbandar dan pengemudi kendaraan tersebut bernama Fitri dan Fitri ini putri nya yang saat ini tengah bersekolah di Mataram.
Berdasarkan Keterangan dari Pihak terdekat Keluarga, Korban NI, wanita Kelahiran 5 Mei 1975 berangkat dari Taliwang menuju Lombok pagi hari , hendak menjenguk anaknya di Kota Mataram, pihak Keluarga mengetahui NI sebelum keberangkatan ke Mataram mengeluh sakit, dimana HB nya kurang dan Gula Darahnya juga naik, dan diperkirakan diatas kapal NI jatuh terpeleset dan sempoyongan diatas kapal akibat keluhan penyakitnya yang memuncak.
Pihak keluarga menduga ia jatuh terpeleset di atas kapal dan sempoyongan dan mondar mandir diatas kapal akibat tidak kuat menahan sakit.
Klarifikasi keluarga ini sekaligus meluruskan informasi yang berkembang. Hingga kini korban belum ditemukan, upaya pencarian oleh Tim SAR pun mulai dilaksanakan termasuk oleh pihak kepolisian dan keluarga.(Tim)




















