CEO Sport Talenta Indonesia Sebut Sirkuit MXGP Samota Terbaik di Dunia

SUDAH HAMPIR JADI: Foto udara Rocket International Circuit yang bakal menjadi venue untuk balapa MXGP di Samota, Sumbawa. (Ist/jejakntb.com)

 

 

jejakntb, MATARAM | Rocket International Circuit di Samota bakal menjadi sirkuit terbaik untuk ajang motocross. ”The best. Tidak ada lagi di dunia seperti sirkuit ini,” klaim CEO Sport Talenta Indonesia Happy Harinto.

Ia mengatakan, perbedaan Sirkuit Rocket Internasional bakal terlihat dari awal balapan. Selepas start, seluruh pembalap akan berebut masuk ke R1 atau tikungan pertama.

Nah di R1 ini lah merupakan trek pembeda dari sirkuit motocross lain di dunia.

Itu cross down. R1 langsung turun ke bawah, kemiringannya sangat amat miring. Jadi sensasi waktu running pertama, berebut,” ujarnya.

Tikungan pertama menawarkan sensasi tersendiri dari setiap balapan yang digelar. Menjadi kesempatan pertama bagi pembalap untuk merangsek ke posisi terdepan. Ini kerap terlihat di arena balap MotoGP.

Di Rocket International Sircuit, pembalapnya tidak saja dipacu adrenalinnya untuk meraih posisi terbaik begitu masuk tikungan pertama. Tapi ketika berhasil melibas cross down pada R1, crosser langsung berhadap-hadapan dengan obstacle pertama. ”Langsung masuk jumpingan. Di sana sensasinya,” sebut Happy.

Sirkuit dengan panjang 1,8 kilometer ini memiliki 16 tikungan dengan 11 obstacle. Happy menyebut beberapa obstacle yang ada di dalam sirkuit Samota. Seperti doble; tripel; dan table top.

Obstacle tipe doble, merupakan dua lompatan besar berturut-turut. Seperti punuk Unta. Crosser biasanya akan mendarat pada sisi turunan di tanah yang kedua. Untuk melewati rintangan ini, para pembalap harus jeli mengatur kecepatan untuk bisa melibas keduanya.

Untuk tripel, terdapat tiga gundukan besar. Obstacle in cukup menantang. Sebab, banyak pembalap hanya mampu mendarat pada sisi downside atau turunan di gundukan kedua. Sehingga harus menarik gas dalam-dalam untuk bisa melewati gundukan ketiga.

Selanjutnya ada table top. Gundukan tanah cukup tinggi dengan bagian atas yang datar. Sebelum table top ini biasanya terdapat step on, gundukan kecil untuk memudahkan crosser melibas table top.

Happy menyebut panjang table top di Rocket International Circuit mencapai 32 meter. ”Itu kita hitung dari ujung ke ujung,” kata Happy.

Dengan karakteristik sirkut tersebut, balapan MXGP Samota diyakini bisa memberi sensasi berbeda bagi 22 pembalap pada kelas MX2 dan 22 pembalap di kelas utama MXGP. Ditambah dengan panorama alam di kawasan Samota, membuat MXGP bisa sukses seperti MotoGP di Mandalika.

Sementara itu, Komandan Lapangan Persiapan MXGP Ridwan Syah menyebut seluruh pembangunan di area sirkuit berjalan on the track. ”Lintasan sirkuitnya sudah nyambung. Minggu depan kita mulai membangun tribun,” kata Ridwan, akhir pekan kemarin.

Ridwan mengatakan, Infront selaku pemiliki merek MXGP sudah turun langsung untuk memastikan kesiapan sirkuit. Bahkan sudah ada dua master track yang mengawasi langsung pembangunan tersebut.

”Mereka sedang bekerja untuk memastikan kelayakan sirkuit,” sebut Ridwan. [RED/FIA]

Facebook
Twitter
Email
WhatsApp

Berita Terbaru

Scroll to Top