MATARAM||Dompu adalah sebuah kabupaten yang terletak di bagian tengah Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini berada di Kecamatan Dompu. Dimana bagian Barat berbatasan Kabupaten Sumbawa dan Teluk Saleh, Utara dan Timur Kabupaten Bima, dan Selatan Samudera Hindia.
Potensi cadangan emas Indonesia dinilai masih sangat besar dan tersebar di berbagai wilayah. Salah satunya berada di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), melalui Proyek Hu’u yang dikelola PT Sumbawa Timur Mining (STM).
Chairman Indonesian Mining Institute (IMI) Irwandy Arif mengatakan, cadangan emas di Proyek Hu’u bahkan berpotensi melebihi cadangan milik PT Freeport Indonesia di Papua Tengah.
“Potensinya masih banyak sekali. Di Nusa Tenggara Barat, yang kita kenal dengan Sumbawa Timur Mining. Bisa-bisa cadangannya melebihi cadangan Freeport,” kata Irwandy dalam acara Mindialogue 2026 di Jakarta, Rabu (12/8/2026).
STM saat ini masih melakukan eksplorasi di wilayah Onto, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu. Perusahaan tersebut memegang Kontrak Karya generasi ketujuh yang ditandatangani Pemerintah Indonesia pada 19 Februari 1998.
Berdasarkan pengumuman publik perusahaan pada 2022, sumber daya mineral tertunjuk di deposit Onto mencapai 1,1 miliar ton, dengan kandungan rata-rata 0,93 persen tembaga dan 0,56 gram emas per ton. Sementara sumber daya mineral tereka mencapai 0,96 miliar ton, dengan kandungan 0,87 persen tembaga dan 0,44 gram emas per ton.
STM diketahui mayoritas dimiliki Vale S.A. sebesar 80 persen melalui Eastern Star Resources Pty Ltd, sedangkan 20 persen sisanya dimiliki PT Aneka Tambang Tbk (Antam).
Eksplorasi di Proyek Hu’u sendiri telah dimulai sejak 2010 dan hingga 2021 disebut telah menghabiskan biaya sekitar US$200 juta. Saat ini, tim engineering STM masih mengkaji berbagai opsi pengembangan Proyek Hu’u menjadi tambang.
Redaksi ___





















