Empat Rumah Warga di Sape Sari Hangus Terbakar, Ibu dan Anak Tewas Terpanggang

BREAKING NEWS: Empat Rumah Warga Hangus Terbakar, Ibu dan Anak Tewas Terpanggang

 

JejakNTB.com, BIMA | Si jago merah mengamuk di ujung timur Kabupaten Bima dini hari, sejumlah rumah dilahap hingga jadi arang

Kebakaran terjadi lagi di wilayah Kabupaten Bima, Kamis (6/10/2022) dini hari. Ibu dan anak meninggal dunia.

Kebakaran melanda empat unit rumah penduduk di RT 03 RW 02 Dusun Diwu Lanco, samping kiri lapangan Desa Sari, Bima.

Si jago merah diperkirakan mengamuk pada pukul 02.15 WITA, saat pemilik rumah dan warga sekitar sedang tertidur lelap.

Dugaan sementara dan belum final serta masih diselidiki mendalam dan tajam penyebab kebakaran adalah korsleting listrik namun info tersebut kini tengah didalami dan diteliti serta dikaji lebih lanjut untuk mendapatkan kevalidannya.

Camat Sape, M. Akbar, SP., M.Si. melayat ke rumah duka korban kebakaran, Kamis (6/10) didampingi istri dan keluarganya. (Foto.UmiNurWAG/Ist)

Kapolsek Sape, Kompol Muslih yang dikonfirmasi JejakNTB.com membenarkan adanya peristiwa kebakaran yang menelan korban jiwa tersebut.

“Iya benar sekali, satu rumah sudah rata dengan tanah dan tiga rumah lainnya rusak ringan, ” ungkap Muslih pada Kamis pagi (6/10/2022).

Dua penghuni rumah panggung 16 tiang meninggal dunia dalam kebakaran ini.

Menurut Muslih, keduanya baru tahu adanya api ketika asap sudah memenuhi rumah.

Ibu dan anak itu coba menyelamatkan diri dengan berlari ke kamar mandi di belakang rumah. Namun sayang, keduanya justeru terjebak dan ikut terbakar.

Untuk diketahui korban sempat lari ke arah kamar mandi, mereka berdua berpelukan depan kamar mandi, mau lari keluar pintu ada di sebelah timur yang sudah terbakar dan terjebak dalam api

Korban yang meninggal bernama Rostina, usia 43 tahun pekerjaan PNS dan anak perempuannya bernama Wardah, usia 8 tahun.

Inilah kedua korban, yang meninggal bernama Rostina, usia 43 tahun pekerjaan PNS dan anak perempuannya bernama Wardah, usia 8 tahun. (Foto.WAG UmiNur, JejakNTB.com/ist)

Korban adalah tetangga dari Hj Nurhaidah Sarujin atau yang akrab di sapa Umi Ida atau Umi Nur Calon DPD RI Dapil NTB.

Bahkan pengakuan Umi Nur di WAG nya almarhumah Rostinah kemarin sore atau terakhir menghadiri acara mantenan atau pesta pernikahan keluarganya di sekitar Desa Sari Kecamatan Sape namun itulah ajal dan takdir kita tak pernah ditahu sebelumnya.

” Kemarin sore masih hadiri pernikahan keluarga di Sari dan rupanya itu hari terakhir baginya untuk bisa berkumpul dengan sahabat, handai taulan maupun keluarganya,” ucap tetangganya.

Rostinah (43) Korban kebakaran saat menghadiri kegiatan ramah tamah pesta pernikahan kemarin sore, Rabu (5/10). Foto Umi Nur/ist

 

Proses evakuasi sudah dilakukan sejak dini hari dan pagi ini akan dilakukan pembersihan pada lokasi kejadian.

Untuk diketahui korban sempat lari ke arah kamar mandi, mereka berdua berpelukan depan kamar mandi…mau lari keluar pintu ada di sebelah timur yang sudah terbakar dan terjebak dalam api

Pemicu kebakaran hebat tersebut masih di selidiki secara komprehensif adanya dan belum final

Hingga berita dirilis, ada informasi A1 yang akurat bahwa penyebab kejadian masih diselidiki dan belum pasti semuanya sedang dilidik

“Masih di selidiki penyebabnya…anaknya yang cowok selamat dan suaminya tidak tidur di rumah saat kejadian terjadi,” tutup sumber yang enggan dikorankan namanya.

(TIM/RED)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top