BPKAD Kabupaten Bima Akan Bayar Tunjangan Sertifikasi Guru Dalam Waktu Dekat

Ilustrasi Pencairan Sertifikasi Guru diunggah dari Google Chrome

 

 

JejakNTB.com, BIMA | Lambatnya pencairan tunjangan profesi guru atau TPG di lingkup Pemkab Bima bukan karena ketiadaan anggaran Pemerintah Kabupaten Bima melainkan kesalahan sejumlah tenaga pendidik atau guru pada saat di sekolah bersama operator dapodiknya yang kurang teliti dalam meng update data data terutama real gaji berdasarkan berkala dan impassing yang telah ditentukan.

Hal tersebut menanggapi telatnya pencairan TPG sekitar 15.000 orang guru mulai jenjang TK hingga SMP/MTs Se Kabupaten Bima yang sempat viral oleh netizen di sosmed baru baru ini. Agar masalah tersebut tidak berkembang kesana kemari tim media ini mencoba mencari tahu kira kira dimana masalahnya sedangkan mayoritas mengaku telah update dan sinkronkan data sebagaimana layaknya cara yang selama ini dilakukan para oemar bakrie.

Pantauan media, saat ini tenaga pendidik di Kabupaten Bima tengah mengharapkan TPG bisa cair tepat waktu di triwulan 2 namun harapan tersebut sangat jauh panggang dari api.

Salah seorang tenaga pendidik mengaku bahwa setiap usai hari jadi biasanya tunjangan tersebut sudah cair namun hingga kini belum kejelasan dan titik tetang

Bagian keuangan Dinas Asrul menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan diakibatkan oleh pihak dines melainkanย  ada kendala di BPKAD Kabupaten,

“Kendalanya adalah anggaran, dan hal ini sudah kita konsultasikan dengan pihak BPKAD, untuk lebih lanjutnya, silahkan tanyakan ke BPKAD ta… lembo ade, makasiih pak…. ๐Ÿ™๐Ÿ™,” tulis Asrul pada Whatsappnya, Kamis (28/7).

Masih Asrul, dirinya meminta semua pihak untuk memahami tupoksi kerja instansinya agar tidak salah faham akan hal tersebut.

Kepala Bidang Perencanaan Faisal saat ditemui diruang kerjanya mengaku soal tersebut baiknya menghubungi Kepala BPKAD Kabupaten Bima katanya,

“Kalau untuk di wawancara, dengan segala hormat mungkin langsung ke pimpinan,” ucap Faisal selaku Kabid Anggaran. Faisal mengaku hal itu sangat sensitif baginya mengingat dirinya hanyalah bawahan biasa yang tak boleh melangkahi pimpinannya.

“Iyota, diatas saya masih ada Kepala Badan ta…saya dibatasi oleh ketentuan tentang kewenangan ta…

Mohon maaf sebelum nya ta…๐Ÿ™,” pungkasnya.

Kepala BRI Cabang Bima Anton yang menangani masalah Tunjangan Profesi Guru (TPG) saat dihubungi media Rabu (27/7) mengakui hal tersebut dan justru dirinya tetap mau membantu guru bangsa terkait pencairannya,

” Soal pencairan teraebut khan kita punya cara dan syarat serta administrasinya yang lengkap jangan sampai ada yang belum disempurnakan terkait hal ini (tunjangan TPG.RED).” Ungkapnya.

Pengurus PGRI Kabupaten Bima melalui Sekretaris PGRI dan diteruskan Kepala Unit Kerja masing masing menghimbau tenaga pendidik melalui grup whatsapp nya dengan notifikasi

“Hasil konfirmasi PGRI dengan bagian keuangan dinas dikbudpora bahwa pencairan sertifikasi akan dibayar setelah gajian bulan Agustus DUM Sekretaris PGRI Kabupaten Bima, info ini bisa lanjutkan di group,” imbuhnya

Menanggapi keresahan para oemar bakrie, Kepala BPKAD Kabupaten Bima Adel Linggiardi, SE Media Online JejakNTB Biro Kabupaten Bima saat ditemui dikantor nya kemarin, jumat (29/7) menegaskan bahwa terkait pencairannya tinggal menunggu waktu

“Bahwa dokumen nya sudah masuk kemarin karena ada kesalahan dikembalikan dulu dan akan dicairkan dengan pencairan gaji mengingat tanggal pencairan telah melewati masanya. Sertifikasi tidak ada masalah dengan anggarannya tinggal pencairan saja dikisaran tgl 3 atau 4 ta. Kalemboade menataaa ita dohooo, tutup Papi sapaan akrabnya. (Nkm)

 

Facebook
Twitter
Email
WhatsApp

Berita Terbaru

Scroll to Top