JejakNTB.com | Kepala Dinas PUPR Provinsi Nusa Tenggara Barat, Ir. H. Ridwan Syah, M.Sc., M.Tp., MM, memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Ilmu Pendidikan (STIE/STKIP YAPIS), Selasa (18/10/2022).
Dalam kesempatan itu, Ridwan Syah mengupas strategi meneladani nilai nilai keluhuran dan kenabian Muhammad SAW berhadapan dengan era kesejagatan yang kerap digaungkan sebagai era bersaing bebas dari segala bidang bisnis, termasuk semakin langkanya peluang usaha dan kerja.

Ridwan Syah menjelaskan, Kesejagatan dan Era 4.0 bahkan 5.0 terjadi karena roda zaman yang semakin hari kian canggih dan makin berkembang tidak melulu kita diharuskan untuk memantapkan iptek pun juga imtaq. Beliau mengingatkan agar iptek dan imtaq diselaraskan sama agar kombinasi dan perpaduan keduanya dapat memberikan warna tersendiri bagi jiwa dan karakter profetik.
Profetik adalah etik dan watak kenabian, artinya generasi millenial diwajibkan untuk meneladani pribadi Rasulullah yang telah mampu mewujudkan mindset ummatnya dari ummatan yang khurafat menjadi ummatan wahidatan.

” Dengan Tema Meneladani Akhlaq Nabi Muhammad SAW dalam mewujudkan kemashuran mari kita sinergikan Akhlaqul Karimah berfastabiqul khoirat dan etika profetik yang telah dimindset dalam platform kesalihan sosial.,” ucapnya dalam momentum mulia tersebut.
Generasi saat ini tidak hanya melek IT, tidak hanya millenial, tidak hanya organisatoris dan singa parlemen jalanan namun harus mampu berdiri menjadi the agent of change dan best solutor dari segala problematik bangsa yang tengah kita hadapi bersama.” ujarnya.

Ridwan Syah menyebutkan, yang perlu dikembangkan oleh generasi saat ini adalah kemajuan berpikir
dan kedewasaan bersikap serta mampu menjadi katalisator dan dinamisator perubahan.
Memaknai perayaan Maulid Nabi sebagai starting point untuk merevitalisasi peran dan elan vital mengaktualisasi nilai nilai profetik dalam skill dan kemampuan yang dimiliki yang telah diberikan kampusnya masing masing untuk bisa dijewantahkan secara holistik dalam kesehariannya. (Nkm)




















