Ilustrasi Sebuah Tindak Kejahatan Perampokan
JEJAKNTB.COM |Beredar di facebook status perampokan dan penjambretan kembali terjadi di wilayah hukum Polresta Bima dan Polres Kabupaten Bima, dalam waktu yang sama akun bernama Amier Tigalima dan Isan Pit mengungkapkan curhatannya beberapa saat yang lalu.
Postingan tersebut tayang sejam yang lalu dengan narasi penuh ketakutan,


Beragam tanggapan netizen mengemuka menyimak postingan kedua korban yang sama – sama warga Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.
Akun pribadi Isan Pit dan Amier Tigalima adalah korban kebiadaban perampokan dan penjambretan yang terjadi di jalan lintas ncai kapenta dan jalan lintas tanjakan dan turunan Baba Doro Belo.
Terpantau kejadiannya tepat pada pukul 23.00 Wita, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa namun harta. Menurut pengakuan kedua korban mereka sempat dimintai sejumlah uang dan oleh korban terpaksa diserahkan.
” Iya, bang daripada nyawa melayang uang hasil jualan bakso saya relakan saja diserahin semuanya,” bebernya pada jejakntb.
Senada dengan Amier, Ihsan pit pun sama, dia mengaku diambil uangnya oleh penjambretan yang berpakaian ninja serba gelap.
Kapolres Bima, Eko Utomo yang coba dikonfirmasi terkait kejadian ini belum bisa terkoneksi. Sementara tokoh pemuda Belo, Eka sangat menyesalkan oknum di bagian umum Pemkab Bima yang enggan memasang lampu jalan di sepanjang titik hingga kantor Bupati.
” Tolong pak bupati semua di evaluasi kinerjanya, kasihan masyarakat kita kerap jadi korban, apa masih menunggu korban berikutnya,” sesalnya dengan nada geram kepada jejakntb malam ini.
Banyak pihak sangat mengharapkan pemerintah kabupaten Bima untuk segera memasang lampu jalan guna meminimalisir tindak Kejahatan semacam ini kembali terulang.(Nkm)




















