SUMBAWA BARAT, JEJAKNTB| Seorang warga Sumbawa Barat bernama Haris mengeluhkan aktifitas pengangkutan yang melintas di wilayah mereka. Terpantau oleh JejakNtb di akun facebook pribadinya bernama Haris Diego Fauzan tokoh pemuda asal Bumi Pariri Lema Bariri itu menuangkan kekesalannya di dinding dengan menggunakan narasi sederhana.
Ia merasa terganggu akibat material batubara berjatuhan hingga menutup akses jalan menuju rumah yang sering dilewati.

Salah seorang warga bernama Septiani (26) , mengungkapkan keresahan itu sudah berlangsung lama tanpa ada penyelesaian yang jelas. Ia menilai perusahaan pengangkutan batubara seolah mengabaikan dampak sosial yang dialami masyarakat.
“Batubara berserakan mulai dari yang kecil hingga besar. Tidak hanya membahayakan pengguna jalan, tapi juga menutup jalan, kami merasa perusahaan tidak punya empati terhadap masyarakat,” ujar Septian pada media ini, Minggu sore 22 Pebruari 2026.
Ia menambahkan, meski pernah ada kesepakatan dengan perusahaan dengan pihak-pihak terkait namun kejadian seperti itu kerap terjadi bahkan berulang – ulang, kenyataannya aturannya tidak berjalan dengan baik.
” Harapan kami pihak perusahaan dapat berbenah dan membenahi diri kalau tidak mampu bertanggung jawab kurangi muatan agar tidak berjatuhan,” ungkapnya.
Hingga berita ini ditulis belum ada pihak yang dapat dimintai keterangan terkait viralnya ini di Facebook namun media JejakNtb akan terus mengawal kejadian ini termasuk menerima tanggapan balik dari pihak perusahaan sebagai bentuk keberimbangan dalam pemberitaan berdasarkan kode etik profesi dan UU pokok pers.(*)




















