KABUPATEN BIMA, JEJAKNTB.COM| Penyegelan Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali terjadi, Selasa, (24/6) yang dilakukan sejumlah pemuda Desa Dadibou Kecamatan Woha sebagai bentuk kekecewaannya terhadap kebijakan pemerintah daerah (Pemda) setempat.
Terpantau Aksi penyegelan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bima tersebut viral di akun facebooknya Ince Ndolo bahkan disiarkan langsung beberapa saat lalu dan ditanggapi beragam netizen. Akun Ince Ndolo terlihat jelas oleh media online JejakNtb dan sempat menulis narasi yang menguatkan aksinya.
Reaksi awal Warga Godo Dadibou Yg Menilai Bahwa Bupati Bima Tidak konsisten dengan SK yang Telah Di TTD ..
SK Bupati Batal Karena Di AnuLir Oleh Para Tim Sukses..
SMP N 2 WOHA Menyala 🔥🔥🔥 Dae La Mifzal
Fernando Juga Terlibat dengan pengakuannya Bagian dari Relawan Ady-Irfan..
semua orang
Perubahan Menyala 🔥🔥🔥🔥🔥🔥

Dalam postingan itu, mereka bergerak di dua titik yakni Kantor BKD dan Dikbudpora menyoal masalah SK yang telah di tandatangani namun dianulir kembali oleh Bupati Ady Mahyudi. Belum tahu pasti apa penyebabnya sehingga kedua kantor layanan utama tersebut disegel dan tersegel.

Berbagai tanggapan dari netizen datang mengomentari status yang dinaikkan akun bernama Ince Ndolo itu. Salah satunya adalah Zainal Arifin Daezulfa berkomentar, “Sejarah baru untuk kabupaten dimana ruang pendidikan disegel oleh masyarakat yang kecewa dengan kebijakan atau keputusan bupati,” ucapnya.
Sementara akun Idham Talib senada dengan Zainal, ia malah lebih mensupport aksinya,” ini mantap saudaraku, ini luarbiasa aksinya bahkan lebih gercep ini,” tulisnya
Sebuah akun bernama Agus Bima malah lebih mendukung dan memberikan komentarnya,” Lanjutkan aksi kalian, kami mendoakannya,” supportnya.
Dan masih banyak lagi netizen yang merespon akun Ince Ndolo yang dinilai sejumlah pihak kontroversial namun ada benarnya juga dalam mengkritisi namun caranya masih banyak yang belum bisa menerimanya dengan baik.
Termasuk Mas Daniel pun turut mengirimkan screenshot dan video penyegelan kedua kantor layanan yang kini tengah disorot sejumlah pihak.
Media belum bisa memastikan SK apa yang membuat sejumlah pemuda Godo itu begitu nekat melancarkan aksinya namun bisa dipastikan aksinya itu bagian dari luapan kekecewaan yang selama ini terpendam dan dengan terpaksa dilakukan seperti ini.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora), Zunaidin yang coba dikonfirmasi wartawan termasuk Kepala BKD , Syahrul belum bisa akses dan pesawat handphone dalam keadaan diluar jangkauan.(*)




















