Baru dilantik, AS oleh Kejari Bima ditetapkan Sebagai Tersangka

JejakNTB.com- Apes menimpa pejabat berinisial AS baru beberapa hari dilantik sebagai pejabat dilingkup Pemkab Bima secara tiba tiba oleh Kasi Pidana Khusus Sahrul Rahman, SH  yang mewakili pihak Kejaksaan kembali mengumumkan namanya sebagai tersangka tambahan selaku kuasa anggaran dalam kegiatan bantuan sosial (Bansos) saat dirinya menjabat Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima,

Rupanya awal Bulan suci Ramadhan 1433 hijriah /2022 masehi pertanda baik bagi penegakan hukum di Bima, membawa berkah mengungkap tabir dibalik riak dan riuh rendahnya bansos selama ini,

Berdasarkan imformasi yang dihimpun Media Online JejakNTB.com  diduga oknum AS berperan dalam bantuan sosial (Bansos) pembangunan rumah korban kebakaran di sejumlah wilayah Kecamatan di Kabupaten Bima beberapa hari lalu,

Asisten III lingkup Setda Kabupaten Bima berinisial AS ditetapkan sebagai tersangka korupsi bantuan sosial (Bansos) pembangunan rumah korban kebakaran di sejumlah wilayah Kecamatan di Kabupaten Bima.

Tampak AS saat menghadiri peresmian Masjid Agung kemarin, Jumat, [30/3], nampak khusuk dibarisan depan dekat Bupati Bima, Foto.Dok. jejakntb.com/ist

 

Penetapan tersangka atas nama AS yang juga mantan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima tersebut disampaikan oleh salah seorang jaksa di kejaksaan Negeri Raba Bima, Jum’at (1/4) di halaman Kantor Kejaksaan setempat ketika menghadapi aksi unjuk rasa dari aktivis pegiat anti korupsi, Aliansi Rakyat Menuntut Keadilan.

“Kasus bansos sudah lama kami tangani dan sebelumnya telah menetapkan dua tersangka dalam kasus penyalahgunaan bansos tersebut.

Kasi Pidsus Kejari Bima, Sahrul Rahman SH resmi merilis penetapan tersangka atas AS wakili Kejari Bima dalam kasus Bansos di Kabupaten Bima. Foto, Dok. Pribadi.

Dan beberapa waktu lalu kami juga menetapkan satu tersangka tambahan yaitu berinisial AS selaku kuasa pengguna anggaran (KPA),” Kata Sahrul Rahman. SH, selaku jaksa yang dipercaya untuk memberikan keterangan tersebut.

Sahrul juga mengakui bahwa AS sebelumnya sempat mangkir dari panggilan penyidik jaksa ketika hendak diperiksa sebagai tersangka.
“Yang jelas, dalam kasus dugaan korupsi bansos di kabupaten Bima, telah ditetapkan tiga tersangka termasuk mantan kadis sosial AS ,”imbuhnya.

Hingga berita ini ditulis, AS yang baru beberapa hari lalu dimutasi dari Kadis Sosial menjadi Asisten III tersebut belum berhasil dikonfirmasi untuk perimbangan berita. (Tim)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top
Scroll to Top