Bangun ekosistem Ekonomi Syariah, PD MES Sumbawa Galang kerjasama BMT Insan Samawa, MUI Sumbawa dan BSI Sumbawa

JejakNTB.com  |Ikhtiar membangun ekosistem ekonomi syariah di Kabupaten Sumbawa, pengurus daerah masyarakat ekonomi syariah ( PD MES) Sumbawa, menginisiasi gerakan membangun ekosistem ekonomi syariah dengan mengajak kerjasama KSU Syariah BMT Insan Samawa, MUI Sumbawa dan BSI Cabang Sumbawa.

Untuk merealisasikan hajatan tersebut, MES Sumbawa yang diwakili Ketua Umum MES Sumbawa yang juga ketua MUI Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat SAg , bersama Ketua Bidang Kemandirian, Permodalan dan Waqaf PD MES Sumbawa, Rai Saputra, SIP. mengadakan pertemuan hari Jumat 14 Januari 2022 lalu dengan Kepala Cabang Bank Syariah Indonesia (BSI) Sumbawa Dedik Daryono di Kantor Cabang BSI Sumbawa.

Dalam pertemuan tersebut dibahas beberapa program yang ingin dikerjasamakan oleh ketua PD MES Sumbawa diantaranya membangun kesadaran masyarakat Sumbawa untuk menerapkan praktek ekonomi syariah di keseharian mereka, membangun gerakan sadar zakat infaq dan sedekah serta bagaimana membangun sinergitas antar lembaga yang concern terhadap ekonomi syariah agar bahu membahu mengangkat isu ekonomi syariah sehingga lebih dikenal oleh masyarakat.

“Penting gerakan lembaga syariah secara berjamaah, tidak parsial sehingga kehadiran kita sebagai lembaga yang memperjuangkan ekosistem ekonomi syariah di tengah masyarakat dapat hadir secara berwibawa.” Tutur Dea Guru Syukri.

Merespon paparan Ketua MES, Kacab BSI Sumbawa memberi tanggapan positif dengan Membuka ruang kerjasama untuk membangun ekosistem ekonomi syariah di Sumbawa. Apalagi dengan keberadaan masjid yang jika ditilik dari sisi sejarah sebagai lembaga penyelesai solusi Ummat di masa Rasulullah, harapan beliau agar kebersamaan beberapa lembaga yang concern dengan ekonomi syariah ini dapat terbangun membangkitkan kembali fungsi masjid di era Rasulullah sehingga banyak Ummat yang bisa merasakan faedahnya.

“Saat ini kebetulan manajemen BSI sedang fokus membangun ekosistem ekonomi syariah dengan melibatkan masjid dan pondok-pondok. Insya Allah dengan gerakan bersama MES, MUI Sumbawa dan BMT Insan Samawa ini apa yang dihajatkan manajemen BSI dapat terealisasi.” Ujar Dedik.

Di akhir diskusi, Rai yang mewakili bidang kemandirian ekonomi Ummat MES Sumbawa yang juga Ketua Pengurus KSU Syariah BMT Insan Samawa menekankan pentingnya sinergitas banyak lembaga yang concern terhadap ekonomi syariah agar menghadirkan kepercayaan publik. Apa yang telah diikhtiarkan oleh BMT Insan Samawa selama 5 tahun ini sehingga mendapatkan piagam koperasi pengelola kawasan bebas riba dari Gubernur NTB, yang difokuskan di wilayah Desa Poto, yang dalam realisasi nya akan membangun kerjasama dengan BAZNAS Sumbawa untuk permodalan tanam syariah beberapa kelompok petani, sambil dilakukan sosialisasi wajib nya zakat pertanian dan hasil panennya akan diambil zakat nya berupa gabah untuk digiling di pabrik BMT Insan Samawa dan beras hasil gilingnya akan didistribusikan ke pondok – pondok Al Qur’an.

“Dengan peran MES dan MUI serta BAZNAS sebagai lembaga syiar produk ekonomi syariah, BMT Insan Samawa sebagai lembaga teknis yang mengawal sektor real ekonomi syariah serta BSI yang berperan dalam manajemen keuangan syariahnya, Insya Allah akan menghadirkan satu sinkronisasi program yang harmoni sehingga praktek ekonomi syariah akan terkawal secara profesional dan diharapkan keyakinan ummat kepada lembaga pengelola ekonomi syariah akan meningkat dengan pusat.” Tutup Rai.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top
Scroll to Top