Bandara SMS Bima Belum Bersikap Terkait Erupsi Lewotobi, Kok Bisa?

BIMA, JEJAKNTB.COM|Erupsi Gunung Lewotobi di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Senin (7/7), berdampak pada operasional penerbangan di sejumlah rute internasional dan domestik. Begitu khawatirnya Bandara Ngurah Rai sampai membatalkan 24 jadwal penerbangan dari dan ke pulau Dewata tanpa preserve.

Pantauan JejakNtb, Bandara SMS Bima begitu adem menanggapi erupsi, padahal abu vulkanik sangat menggangu bagi kesehatan terutama bisnis penerbangan.

Kabupaten dan Kota Bima yang titik demarkasinya cukup dekat dengan Provinsi Nusa Tenggara Timur hingga kini belum tergerak hatinya mengeluarkan konferensi pers padahal gejalanya sudah mulai terlihat sejak pukul 19.00 waktu Indonesia bagian Timur.

Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin (SMS) Bima belum mengeluarkan statement apapun terkait adanya erupsi gunung berapi padahal di Kabupaten dan Kota Bima dampaknya secara fisik sudah mulai terlihat. Hal tersebut menjadi tanda tanya besar publik

Jurnalis JejakNtb hingga kini belum bisa mengkonfirmasi Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Bima, Sigit Budiarto, namun upaya itu terus tetap ada guna mendapatkan informasi yang jelas kenapa masalah tersebut diabaikan.

 

Editor. Redaksi

Reporter. Wyn

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top