Sumbawa Besar, [JejakNTB.com] Sebuah event internasional menjadi daya ungkit bagi daerah untuk berbenah memajukan segala potensi wilayahnya baik UMKM, Budaya, pariwisata dan Sumberdaya manusianya melalui kolaborasi pentahelix (multi pihak) antara pemerintah, kampus, dunia usaha, kelompok masyarakat dan media massa. Demikian pesan penting dari pertemuan Pengurus DPC Aparnas Kabupaten Sumbawa dengan Camat Moyo Hulu Drs Kamarudin, Rabu Malam 14 April 2022 yang berlangsung di Desa Mokong Kediaman Camat Moyohulu Hulu.
Kepada media ini, Camat Moyo Hulu, Drs. Kamaruddin mengungkapkan bahwa terkait dengan perhelatan MXGP Samota Sumbawa dirinya sudah menginventarisir beberapa UMKM yang akan didorong untuk ikut berpartisipasi, memanfaatkan ruang dan waktu dalam rangkaian promosi pariwisata menuju MXGP.

“Kami Camat Moyo bersama jajaran kecamatan sudah menginventarisir beberapa UMKM yang bisa kita tonjolkan produknya, mudah-mudahan diberikan ruang maupun peluang oleh Pemda Sumbawa nantinya kaitan dengan lapak” Ucap Drs Kamaruddin.
Kemudian lanjutnya, Disamping UMKM , Saya dengan semua kepala desa yang ada di kecamatan Moyo hulu akan melakukan rapat koordinasi kaitan dengan potensi masing-masing Desa, membahas apa yang bisa diberikan untuk perhelatan MXGP Samota Sumbawa.
,”kaitannya dengan potensi budaya, kita juga berharap nanti teman-teman dari Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) Kabupaten Sumbawa mensupport saya sebagai Camat, berkolaborasi dan Intinya saya sebagai Camat juga akan tetap mendukung semua kegiatan yang berpotensi untuk menyemarakkan MXGP. Ujarnya
Untuk jenis dan macam potensi budaya yang terdapat di Moyo Hulu cukup beragam. Oleh karena itu, apa saja bentuk kesenian, bagaimana bentuk budaya yang sifatnya menarik pariwisata akan kita kolaborasi dengan Asparnas dan juga dengan pihak lainnya yang diharapkan dapat terlibat seperti keberadaan Kampus Perguruan Tinggi Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Majelis taklim, Kelompok Seni, pengusaha maupun teman teman dari seni fotografi dan media massa.
” yang jelas moyo hulu punya potensi. Untuk menyemarakan MXGP. Imbuhnya
Masih kata Din sapaan akrab Camat ramah dan murah senyum ini, untuk melakukan persiapan secara kontinyu, nantinya saya akan berdiskusi dengan semua kepala desa termasuk tokoh- tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda sehingga MXGP yang sifatnya rutin setiap tahun dapat maksimal dimanfaatkan. saya akan mencoba menghimbau semua Kepala Desa agar mereka mengoptimalkan proporsi anggaran terkait dengan pemberdayaan ekonomi UMKM, pembinaan kelompok pemuda, seni dengan mengalokasikan bagian dari anggaran dana desa mereka Untuk mensupport kegiatan yang bisa dipentaskan di MXGP. Seperti contohnya kegiatan karang taruna, UMKM yang kita munculkan dan bisa menarik wisatawan yang datangnya nanti ke Kecamatan Moyo hulu. Bebernya
“Intinya saya sebagai Camat akan men-support dan berkolaborasi dengan semua potensi yang ada mudah-mudahan Kami nanti pada acara promosi pariwisata memberi warna tersendiri di pergelaran MXGP yang akan datang.” Pungkas Camat Din.
Ditemui ditempat yang sama Ketua Dewan Pakar Asparnas Kabupaten Sumbawa Dr Ahmad Yamin SH. MH, menyambut baik harapan Camat amoyo Hulu,
“Kami dari Asparnas kabupaten Sumbawa telah merancang beberapa kegiatan pariwisata sejak tahun 2020 sampai 2021 namun karena adanya pandemik ada kendala di tingkat kecamatan dan kami berharap dengan adanya perhelatan MXGP ini apa yang disampaikan oleh bapak camat tadi untuk menggaungkan kawasan wisata Moyo Hulu siap kami berkolaborasi. ” tanggap Dr Young Sapaan Akrab Direktur Sekolah Pasca Sarjana UTS ini.
Kemudian lanjutnya, apa yang kemarin di, kami komunikasikan kembali dengan pak Camat bahwa promosi pariwisata dipusatkan di Dam atau Bendungan Batu Bulan. dengan adanya support dari pak Camat tentunya bagi UMKM maupun kelompok seni budaya akan siap untuk memeriahkan acara MXGP Samota Sumbawa dan rangkaian promosi pariwisata daerahnya. Jelas Do Young.
Masih kata Dr Young. untuk tahun depan (2023 red) Asparnas akan berkolaborasi juga dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa serta stakeholder lainnya seperti pengusaha, Kampus seperti menggandeng Universitas Teknologi Sumbawa ( UTS) untuk mendukung perhelatan MXGP melalui pementasan seni budaya dan festival- festival seni budaya Desa-desa yang ada di Kecamatan Moyo Hulu sebagai daya tarik wisata di Kawasan wisata Moyo Hulu dan sekitarnya, dalam rangka menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh para wisatawan untuk menjadi nyaman dan Penting juga bahwa destinasi wisata di kawasan moyohulu ini menjadi kawasan pariwisata yang bisa bersaing dengan kawasan-kawasan lainnya bukan saja pada tingkat regional nasional bahkan tingkat internasional.Pungkas Dr Young.
Ketua Asparnas Kabupaten Sumbawa Muhammad Taufiq sepakat dengan rencana pembedayaan UMKM yang ada untuk bergabung dalam perhelatan MXGP.
“Sejak setahun lalu kita telah berkomitmen dan berkomunikasi dengan beberapa kepala desa yang ada di Kecamatan Moyo Hulu, banyak potensi produk yang bisa didorong seperti Jadi, Poteng Pernek, Permen Poteng,Kerajinan Pandai Besi, dan minyak Lala. Ini bisa memulihkan perekonomian masyarakat demikian juga seni budaya barapan Kebo, Nganyang, Ngumang, Rontok, Rebana dan tariannya serta keindahan alam air terjun Ai Beling yang tak kalah menarik. Ujar Taufik yang kesehariannya bergerak di bidang pembangunan dan operasi alat berat ini.
“Dengan promosi, Kami yakin para tamu yang datang Ke sumbawa akan tertarik mengunjungi Moyo Hulu”. Pungkas Taufiq. [Ruf/Tien]




















