Antisipasi Kepadatan Penyeberangan Jelang Nataru, ASDP Kayangan Gelar Rapat Koordinasi

Manager Operasional 
ASDP Kayangan, 
Eka Rossy. (Foto/Ist)

 

JejakNTB.com | Dalam rangka mempersiapkan Angkutan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), ASDP Kayangan Lombok Timur melalui Manager Operasional Eka Rossy bersama dengan Korps Lalu Lintas Polres Lotim menggelar Rapat Rencana Operasi Periode Nataru pada Lintas Penyeberangan Labuhan Kayangan-Pototano dengan lintas instansi terkait pada Jum’at, (16/12) di Mako Polres Lombok Timur, Selong.

“Tujuan kami ke sini untuk memastikan kesiapan Nataru dan Alhamdulillah hal tersebut sudah disiapkan oleh Polda NTB, Polres Lotim, dan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam mengantisipasi pergerakan masyarakat kita saat Nataru. Saya mengimbau masyarakat yang menggunakan penyeberangan di Kayangan- Tano, ikuti aturan dalam berkendaraan yang nanti akan diatur petugas di jalan karena prinsipnya petugas kami mengatur untuk keselamatan masyarakat,” demikian disampaikan Manager Operasional ASDP Kayangan, Eka saat kegiatan tersebut.

Dalam rapat tersebut mewakili Kepala ASDP yang sedang Umroh Bu Eka memaparkan prediksi puncak mudik/balik terdiri dari 2 sesi yaitu posisi puncak arus mudik pertama pada tanggal 23/24 Desember 2022 dan untuk puncak arus balik pertama pada tanggal 25/26 Desember 2022. Sedangkan puncak arus mudik kedua tanggal 30/31 Desember 2022 dan puncak arus balik kedua diperkirakan terjadi tanggal 1/2 Januari 2023.

Untuk mengantisipasi terjadinya antrean panjang, ASDP Kayangan menambah jumlah kapal yang beroperasi dari 10 menjadi 13 armada. Keterlambatan kapal bersandar di dermaga tidak terjadi akibat dari penambahan kapal tersebut. Selain itu, cuaca yang terkadang mempengaruhi kecepatan kapal bersandar juga
cukup bersahabat. Dibanding dengan kepadatan arus nataru, kata
Eka, jumlah penumpang pada moment nataru tetap terkontrol. “Karena sejak H+2 sudah banyak memilih balik. Baik yang dari Lombok ke Sumbawa, atau pun sebaliknya,” tuturnya.

Dijelaskan, memang ada kenaikan jumlah penumpang. Berdasarkan data penyeberangan H+3 nataru, jumlah penumpang dalam kendaraan yang menyeberang dari pelabuhan Kayangan mencapai 5.845 orang per hari. Jumlah tersebut meningkat 161 persen dari
tahun 2021 yang mencapai 2.240 orang, sementara untuk pejalan kaki sebanyak 138 orang. “Kalau di hari puncak nataru kemarin, kenaikannya mencapai 600 persen,” sebut Eka.

Hal serupa juga ditaksir akan terjadi di haripuncak arus balik. Ia menjelaskan, saat ini pihaknya sedang merekapitulasi jumlah penumpang secara keseluruhan. Kata Eka hal itu belum bisa dilakukan sampai melewati hari puncak arus balik.

“Karena kita belum tahu puncaknya kapan. Bisa hari ini, bisa besok,”
ujarnya.

Sementara, Kapolsek KP3 Kayangan menjelaskan, untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan khususnya bagi pengendara roda dua, pihaknya telah menyiapkan tempat beristirahat khusus
bagi penumpang. Tempat itu disiapkan jika sekiranya terjadi penumpukan penumpang di lokasi antrean. “Tapi sejauh ini aman terkendali. Ada antrean, tapi lancar,” jelas Anang. (Nkm)

Facebook
Twitter
Email
WhatsApp

Berita Terbaru

Scroll to Top