Anggota DPRD Sumbawa sampaikan Hasil Reses II, minta Pemda perhatikan di Penganggaran Tahun Rencana.

Oleh. RED jjntb007

Editor. Elshabir

JejakNTB.com,- Selasa Pagi (9/11) DPRD Kabupaten Sumbawa kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil reses masa sidang II Tahun 2021 dipimpin oleh ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq. Didampingi oleh Wakil Ketua I Drs Mohamad Ansori dan Wakil ketua III Nanang Nasiruddin SAP. Dari Pemda Kabupaten Sumbawa hadir Sekretaris Daerah Drs H Hasan Basri MM beserta Forkompinda dan kepala organisasi perangkat daerah.

Hamzah Abdullah, Selaku Juru Bicara Banggar berharap, agar hasil Reses II DPRD Kabupaten Sumbawa yang telah dilaksanakan sejak 18 sampai hingga 19 Oktober 2021 lalu agar dapat dijadikan bahan penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD).

“Kami mengharapkan semua aspirasi masyarakat di lima Daerah Pemilihan dijadikan sebagai salah satu bahan dalam penyusunan RKPD, agar dapat ditampung dan dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah,” ucapnya.

Disebutkan, beberapa aspirasi yang diserap dari masyarakat agar direspon sebagai perhatian bersama, telah jabarkan ke dalam pengelompokan tiga bidang. Yakni Bidang Fisik Sarana dan Prasarana, Bidang Ekonomi, serta bidang Pedidikan, Sosial Budaya dan Kesehatan.

Untuk bidang fisik sarana dan prasarana, meliputi pembangunan dan perbaikan turap/talud/bronjong penahan/pengaman tebing, pemasangan jaringan PDAM, pembangunan dan perbaikan jalan lingkungan. kemduian, pembangunan dan peningkatan jalan usaha tani, pembangunan hotmix jalan, peningkatan dan pemeliharaan jalan, pembangunan Masjid, Mushallah dan TPQ, pemasangan paving block.

Selain itu, juga pemasangan lampu penerangan jalan, pembangunan jembatan/jembatan limpas, pembuatan sumur bor, normalisasi sungai, pembuatan dan perbaikan drainase, saluran irigasi, cekdam. Dan pembangunan balai pertemuan/gedung serba guna, pengadaan tanah dan pemagaran makam, dan pemagaran sekolah, serta pembangunan jalan wisata.

Dibidang ekonomi, meliputi pengadaan alat-alat pertanian, perikanan, bibit ternak, benih berkualitas, pengadaan terop dan kursi, pengadaan Mesin Diesel, Mesin Pompa Air, Bantuan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO), Pengadaan Motor Tiga Roda. Kemduian pembangunan jaringan listrik, bantuan dana atau modal usaha bagi kelompok masyarakat, bantuan rombong, pemberian pelatihan/pembinaan dan pemberian bantuan alat bengkel, pertukangan, menjahit, salon, mesin cetak dan bantuan peralatan atau sarana prasarana bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Sedangkan dibidang pendidikan, sosial budaya dan kesehatan meliputi, pemberdayaan Pemuda dan karang taruna, pemberdayaan perempuan serta PKK, pembentukan kelompok pengajian, Pemberian Insentif Guru Honor dan PTT, Bantuan Pendidikan (Beasiswa). kemudian Bantuan untuk Hukum Masjid, Pengadaan Laboratorium Komputer Sekolah, Pembangunan Sarana Olahraga Sekolah, Pemasangan Paving Block Halaman Sekolah, Pembangunan WC dan Kamar Mandi Sekolah, pembangunan PAUD/TK, pengadaan alat kesenian, renovasi cagar budaya, pembangunan dan penataan tempat pariwisata, pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), serta penambahan alat kesehatan puskesmas, dan postu.
Tutup Hamzah.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top
Scroll to Top