Akhirnya Napak Tilas HUT Ke- 67 Berada di Puncak, Wabup Anshori Terima Kembali Bendera Pataka Kabupaten Sumbawa
SUMBAWA BESAR, JEJAKNTB|Meski cuaca ekstrem dan tidak bersahabat tidak menyurutkan semangat dan langkah pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Sumbawa dalam mengapresiasi hari lahirnya Tana Intan Bulaeng. Pantauan JejakNtb perayaan ulang tahun daerah kali ini meriah dan penuh semarak. Tak terasa napak tilas perayaannya kini berada di puncak.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menerima Bendera Pataka Kabupaten Sumbawa dalam Upacara Serah Terima, di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Rabu, (21/1). Hadir juga para Asisten Pemkab Sumbawa, serta OPD terkait.
Pada Upacara Serah Terima ini, Bendera Pataka Kabupaten Sumbawa diserahkan oleh Camat Sumbawa, Drs. Iwan Sofian, kepada Wakil Bupati Sumbawa. Penyerahan ini dilakukan setelah bendera Pataka ini arak selama 3 hari mengelilingi 24 Kecamatan se-Kabupaten Sumbawa, yang di mulai dari arah Barat, lanjut hari kedua dari Arah Selatan, dan diakhiri dari Arah Timur kembali ke kecamatan Sumbawa.
Setelah di terima kembali oleh Wakil Bupati, selanjutnya disemayamkan di kantor Bupati Sumbawa kemudian dihadirkan pada upacara memperingati HUT ke -67 Kabupaten Sumbawa, sebagai simbul pemersatu, mengingatkan peserta upacara pada tujuan bersama membangun Daerah.
Kabupaten Sumbawa adalah kabupaten di bagian barat Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Ibu kotanya adalah Sumbawa Besar. Pada akhir tahun 2024, jumlah penduduk kabupaten Sumbawa sebanyak 527.715 jiwa.
Motto: Sabalong Samalewa
(Sumbawa) Membangun secara seimbang dan serasi antara pembangunan fisik material dengan pembangunan mental spiritual (Dunia dan Akhirat). Sumber : Wikipedia/pro
Bendera pataka adalah bendera khusus yang menjadi simbol identitas dan kebanggaan suatu organisasi, institusi, atau komunitas, menampilkan lambang, warna khas, serta motto yang mencerminkan filosofi dan tujuannya, seringkali dibuat dari bahan berkualitas tinggi dengan ornamen rumbai emas dan digunakan dalam acara resmi maupun sosial, juga dikenal sebagai panji atau vandel.
Redaksi|JEJAKNTB




















