Abdul Rafiq : Untuk merealisasikan Smart Village Kami Welcome dengan Investasi Penguatan Teknologi Informasi dan Komunikasi”

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq didampingi General Manager SBU Regional Bali dan Nusa Tenggara PT Indonesia Comnets Plus (Icon+) Wahyu Setyabudi beserta staf serta Camat Sumbawa, Drs. Iwan Sofian. Foto :Ruf JejakNTB.com [20/5/2022]

 

 

SUMBAWA, JejakNTB.com | Kamis Pagi (19/5) Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq menerima kunjungan dari General Manager SBU Regional Bali dan Nusa Tenggara PT Indonesia Comnets Plus (Icon+) Wahyu Setyabudi beserta staf ikut mendampingi Camat Sumbawa Drs Iwan Sofian dan jajaran Pokja PKK Kecamatan Sumbawa.

Dengan suasana santai dan penuh kekeluargaan, Ketua DPRD menyambut baik kehadiran rombongan diruang kerjanya sebagaimana sudah dikabarkan sebelumnya bahwa camat Sumbawa akan bersama Icon+ akan bersilaturahmi dengan maksud memperkenalkan salah satu Perusahaan multinasional yang bergerak dibidang TIK.

Dalam perbincangan perdana tersebut, Wahyu menjelaskan bahwa kehadirannya hari ini sebagai penyambung silaturrahmi, permohonan izin (kulonuwon) sekaligus permisi untuk ikut berkontribusi bagi Kabupaten Sumbawa

“Kami datang menyambung silaturahmi sekaligus permisi dan meminta arahan kepada pak Ketua Rafiq, untuk dapat berkontribusi bagi pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Kabupaten Sumbawa sebagaimana entitas bisnisnya dan merupakan perusahaan telekomunikasi anak perusahaan PLN” Ucap Wahyu

Kemudian lanjutnya, ada beberapa produk yang dimiliki yaitu basic infrastruktur seperti internet,metronet, IPVPN, Colocation, IP transit, IPVSAT. yang menggunakan jaringan Fiber Optic end to end sampai dengan customernya yang merupakan media transmisi terbaik yang menghadirkan kehandalan jaringan serat optik yang berkualitas bila dibandingkan dengan media coaxial dan wireless. Jelas Wahyu.

Selain itu produk lainnya adalah telco & IT services center seperti Manage service PC/laptop, Wifi, router, CCTV, command center, IOT, asset & preventive management.

Selanjutnya klasifikasi produk lainnya adalah digital bisnis service yang meliputi i-office,credit scoring Apps, contact center, SIMRS, smart campus, smart parking,e-tax dan beberapa aplikasi lainnya.

Diharapkan dengan adanya beberapa varian produk yang sudah ready di ICON+, dapat memberikan solusi untuk sumbawa menjadi smart city dalam scop Kabupaten dan smart village dalam lingkup kecamatan, yang handal dan sudah didukung oleh jaringan dan teknologi yang terbaik.

“Untuk pemasangan peralatan Icon+ di Sumbawa baru landing (turun) pada bulan November 2021, sampai dengan sekarang, Alhamdulillah antusiasme dan respon korporasi bagus sekali. Sudah ada beberapa pelanggan dan ada beberapa lagi yang akan joint karena menikmati kualitas dari ICON+ yang handal. Terang Wahyu yang sebelumnya bertugas di Makassar untuk menangani wilayah Sulawesi, Kalimantan dan Papua.

Perusahaan ini sejak Sejak 2000 sudah ada. Jadi dulu sampai 2008 kita dibelakang layar selanjutnya karena tuntutan di pilot proyek perusahaan BUMN yang ada maka atas Infrastruktur PLN diberikan kewenangan bisnis untuk pemanfaatan tiang PLN sebagai media untuk fiber optiknya, Urainya.

“Kita bergerak diinfrastruktur fiber optik. Kemarin kita masih fokus di daerah high demand. Seperti Mataram – NTB, dan juga di Bali yang konfigurasinya sudah tinggi.

Pada pembangunan pertama garapannya di Jawa Bali kemudian Sumatra dari Aceh sampai Lampung. Pengembangan adalah NTB.NTT, Kalimantan Sulawesi dan Papua. Jelasnya.

Jadi, untuk pelanggan pemerintahan kita prioritaskan karena butuh support IT. karena bisa jadi belum didapatkan dari BUMN lainnya. Kita melengkapi kekurangan yang ada. Intinya Kita profesional kita serahkan kepada market,” Tutur Wahyu

Sebagai informasi bahwa produk Icon+, sudah dilakukan adalah BSI (Bali smart island) yang di launching oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, Mereka memberikan prioritas untuk Banjar, Pendidikan dan Kawasan wisata. Totalnya 8 Kabupaten dan 1 Kota.

Sementara untuk kabupaten Banyuwangi dalam mengembangkan smart city yang berhasil mengantar Banyuwangi sebagai daerah yang maju, maka Icon plus yang development. Terangnya.

Sebelumnya kami pernah berdiskusi dengan Pak camat terkait program program smart village dan Alhamdulillah Kami sudah mensupport pengembangan Smart Village dan Smart City di Kabupaten-Kabupaten di Provinsi Bali seperti Kabupaten Bangli Jelasnya.

Atas informasi tersebut Camat Sumbawa Drs. Iwan Sofian menambahkan bahwa kehadiran Icon+ dapat menjadi jawaban atas program yang terdahulu telah dicanangkan di Kabupaten Sumbawa yakni konsep smart city dan konsep smart village untuk skop kecamatan.

” Perusahaan ini bisa mensupport development smart citynya. Dengan pengalaman yang dimiliki kita yakin Smart village di sumbawa dapat direalisasikan, hanya saja perlu dikonsultasikan terlebih dahulu kepada Ketua DPRD agar program ini dapat berjalan melalui kewenangan anggaran yang dimiliki.” Ungkap Iwan.

Masih kata Iwan, Konsep smart city sudah lama di canangkan sejak Pemerintahan sebelumnya ada pak Kadis Ansori saat itu yang getol memperjuangkan.  Kita mendorong di ujung tahun ini agar ada program smart village meskipun demikian kami memberikan arahan kepada perusahaan bahwa silahkan berkompetisi dengan siapa saja perusahaan sejenis yang bergerak di bidang ITK. Dan kami berharap di Kecamatan Sumbawa diberikan kemudahan, dan harapan kita tiga tahun kedepan kota Sumbawa sudah tercover jaringan internet ataupun smart village nya.

Atas hal tersebut Ketua DPRD Abdul Rafiq memberi tanggapan dan arahan agar Perusahan yang berinvestasi di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi ini dapat berjalan dan berkembang di Kabupaten Sumbawa.

“Saya berpikir praktis dan sederhana saja sesuai dengan tupoksi, Kami welcome dengan investasi bidang teknologi informasi dan komunikasi karena pasarnya di Sumbawa masih terbuka luas. Kami akan berkoordinasi dengan Pimpinan dan Anggota lainnya agar ada kesempatan bagi perusahaan untuk menjelaskan secara lebih luas kepada seluruh Pimpinan dan Anggota DPRD. ” Jelas Rafiq.

Kami siapkan panggung dan memberi ruang untuk presentasi. Oleh karena saat ini diperlukan upaya percepatan penyediaan akses internet bagi masyarakat. Mengingat, saat ini, internet sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Terlebih, ketersediaan layanan internet erat kaitannya dengan kemajuan berbagai bidang di daerah, seperti ekonomi, pariwisata, dan pendidikan. pungkas Rafiq.(Ruf)

Facebook
Twitter
Email
WhatsApp

Berita Terbaru

Scroll to Top