Wali Kota Bima : Saya Berpikir Jauh untuk Kota Bima 25 Tahun Mendatang

JejakNTB.com |  Pemerintah Kota Bima kembali melakukan sosialisasi program di Kelurahan se Kota Bima tentang capaian yang telah dan yang akan dilakukan selama kurun waktu 4 tahun terakhir dibawah kepemimpinan Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE dan Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH.

Acara sosialisasi program pemerintah pada Kelurahan se Kota Bima kali ini dilaksanakan di Kelurahan Oi Mbo yang merupakan lokasi ketiga yang menjadi tempat pelaksanaan sosialisasi pada Kamis, 15 Juni 2023.

Dalam acara sosialisasi yang dipusatkan di Kantor Kelurahan Oi Mbo tersebut, Wali Kota Bima hadir didampingi Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Sekretaris Dinas Kesehatan, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bima, BPJS Kesehatan Cabang Bima, Camat Rasanae Timur serta Lurah se Kecamatan Rasanae Timur. Selain itu juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, SH.

H. Muhammad Lutfi, SE dalam arahannya menyampaikan, sosialisasi yang dilakukan hari ini merupakan capaian program pemerintah selama 4 tahun lebih yang tidak hanya bertumpu pada capaian infrastruktur fisik tetapi juga infrastruktur non fisik. Beliau menjelaskan bahwa terdapat program-program penguatan tentang penanganan stunting, program pengentasan kemiskinan, jaminan kesehatan serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Kami menghadirkan 4 dinas ini sebagai wujud keberpihakan pemerintah terhadap penentuan program nyata yang manfaatnya langsung dapat dirasakan oleh masyarakat. Dengan harapan kebijakan seperti ini dapat memberikan satu manfaat nyata di tengah-tengah masyarakat kita, tujuannya satu agar masyarakat kita sejahtera,” ujarnya.

Disamping itu juga lanjut HM Lutfi, program pengentasan kemiskinan kita lapisi dengan program bantuan seperti PKH, bantuan langsung tunai, pembuatan jamban keluarga sehat, bedah rumah, BPJS gratis dan lainnya.

“Alhamdulillah di Kota Bima angka kemiskinan kita masih rendah di bawah provinsi, di bawah nasional yakni masih di angka 8,80 persen. Hal ini menandakan semangat pemerintah dan masyarakat Kota Bima sangat tinggi untuk menekan angka kemiskinan tersebut,” ucapnya.

“Kurang lebih hampir 95 ribu masyarakat Kota Bima yang kita berikan BPJS nya. Coba Ita Doho Kaso bayangkan pemerintah membayar BPJS satu orang itu 42 ribu per bulan, kalau dalam keluarganya ada 5 orang berarti 250 ribu per bulan, kalau di kali 12 bulan sudah 3 juta setiap tahun dan Pemerintah Kota Bima telah hadir untuk meringankan beban masyarakat atas pembayaran BPJS tersebut,” bebernya.

H. Lutfi melanjutkan, untuk mendongkrak perekonomian yang ada di wilayah timur Kota Bima, akan dibangun kampus IAIN Bima. Ini merupakan cita-citanya jauh hari sebelum ia menjadi Wali Kota Bima.

“Wilayah timur ini menjadi satu wilayah berdirinya kampus perguruan tinggi, karena terdapat tanah yang masih kosong sekitar 70 hektar, saya ambil dari Kementerian hanya 50 hektar. Kalau perguruan tinggi sudah dibangun, betapa majunya di daerah wilayah timur. Sementara di wilayah barat menjadi sektor jasa,” imbuhnya.

“Jangan menyerah untuk menyekolahkan anak, kehadiran negara hari ini semata untuk masyarakat. Jarang kepala daerah yang mau berpikir untuk generasi selanjutnya, biasanya berpikir untuk hari ini. Bagi saya, Hari ini saja bukanlah hal yang cukup tanpa pernah berpikir untuk hari esok. Sebagai Kepala daerah yang bijak tentunya saya harus berpikir jauh ke depan untuk generasi kita untuk 25 tahun mendatang. Ini semua merupakan investasi untuk masa depan Kota Bima.

HM Lutfi menambahkan, disamping itu kalau kita kuat membangun rumah ibadah, rezeki daerah ini tidak akan pernah terhalang. Hal ini bisa dibuktikan hadirnya bantuan dari Jepang untuk pengentasan banjir, setelah diterbitkan surat persetujuan dari JICA Jepang, akhir juni ini muara padolo sampe rontu mulai dikerjakan untuk tahap pertama, disusul nanti sungai melayu.

Selain itu lanjutnya, hadirnya bantuan dari Kementerian Pertahanan adanya rumah sakit TNI AD, hadirnya perguruan tinggi negeri untuk meningkatkan kualitas SDM masyarakat kita.

“Jangan pelit membangun masjid dan pesantren, karena kalau kita membangun rumah Allah pasti Allah permudahkan seluruh urusan kita. Saya juga bersyukur bahwa masyarakat kota Bima juga selalu berdoa bermunajat kepada Allah sehingga kita dihindarkan dari segala bencana dan dihindarkan dari segala musibah,” tambahnya.

“Saya mengundang kepada keluarga besar di Rasanae Timur agar hadir pada acara Haflah alquran dan istighosah pada peringatan tahun baru islam 1445 hijriah. Kita siapkan hadiah 5 paket umroh ke tanah suci. Hal ini belum pernah ada di belahan bumi manapun, baru ada di Kota Bima,” tutupnya.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top
Scroll to Top