JejakNTB, [Kota Bima]| tersebarnya foto mesra kedua sejoli mengenakan kostum kuning yang diduga pejabat tinggi negara melalui akun facebook di media sosial kembali mengagetkan warga Kota Bima, salah satu aktifis Ade Imam Dzikrullah mengatakan pada media bahwa oknum tersebut adalah anggota legislatif yang menjabat saat ini di Kota Maja Labo Dahu.
Awalnya redaksi kurang begitu fokus dengan kepingan foto itu namun karena diunggah berkali kali oleh akun berbeda membuat penasaran dan ingin tau siapa sebenarnya dia dan mereka.
Pantauan media, foto foto mesra yang sifatnya privacy tersebut sangat intens di upload sebuah akun bernama Imam Dzikrullah
Merasa penasaran dengan postingan akun tersebut, Awak Media Nasional JejakNTB.com mencoba mencari tahu hal tersebut, secara spontan Kabiro Kota Bima dan Pemilik Akun berhasil komunikasi bahkan saling meminta nomor lalu tukar menukar data dan info.
Bak gayung bersambut, perkenalan tersebut bertepatan dengan rencana sejumlah aktifist mengajukan laporan kepada Badan Kehormatan DPRD Kota Bima.
Koordinator Aktifis Bima, Ade Imam Dzikrullah, S.H., kemarin kamis (12/5) bergerak bersama sejumlah pemuda dan aktifis bertandang ke Gedung Badan Kehormatan DPRD Kota Bima guna melaporkan salah seorang oknum anggota DPRD dari Fraksi Golkar inisial A terkait dugaan kasus asusila yang dilakukannya baru ini.
Berdasarkan informasi yang kami himpun, anggota DPRD inisial A yang kini tengah disorot dengan dugaan kasus asusila ternyata merupakan kader partai berlambang pohon beringin dan saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Kota Bima yang barusan diganti.
Oknum Anggota Dewan dari Partai Penguasa tersebut berinisial A dan kasusnya adalah adanya sebaran foto foto mesra dan chattingan romantis yang mengarah ke tindakan mesum dan asusila yang tidak patut yang disebar baru ini melalui media sosial seperti facebook, instagram dan whatsapp.
Ade Imam Dzikrullah, S.H. menegaskan bahwa dirinya atas nama aktifis dan warga Kota Bima yang merasa peduli dengan Moral Forced melaporkan oknum Anggota DPRD Bejat itu ke BK.
” Kamis kemarin kita sudah datangin Badan Kehormatan DPRD untuk melaporkan secara resmi saudara inisial A, anggota DPRD Kota Bima dari Partai Golkar sekaligus Ketua Komisi III, ucap Ade Imam Dzikrullah SH pada Media JejakNTB.com
Oknum ‘A’ dalam gambar dan chattingan yang dikirim Ade Imam Dzikrullah,SH diduga kuat dan haqqul yaqien melakukan perbuatan tidak senono, mengotori citra anggota dan condong merusak marwah sebagai legislator Kota Bima serta bertolak belakang dengan falsafah Maja Labo Dahu.
“Dalam hal ini kami sangat kami sayangkan dan merasa risih dengan beredarnya gambar oknum perempuan dan DPRD Kota Bima serta chatingan tidak senonohnya !,” untuk itu kami menilai oknum anggota DPRD tersebut sudah melanggar kode etik.” Tegas Alumni Fakultas Hukum STIH saat diwawancara JejakNTB.com Kamis kemaren.
Maka dengan ini kami akan menindaklanjuti dan melaporkan oknum anggota DPRD tersebut, karena kami menilai tersebarnya foto tersebut sangat mencoreng marwa lembaga DPRD kota bima sebagi perwakilan Rakyat, yang seharusnya memberikan nilai edukasi yang baik terhadap masyarakat tapi malah melakukan hal-hal tidak terpuji.
Kami juga berharap Badan Kehormatan DPRD Kota Bima dapat memberikan sanksi tegas sebagai bentuk menjaga marwah dan nama baik lembaga DPRD Kota Bima.
” Oknum A telah kebangatan bertindak kelewat batas dan tidak mencerminkan sosok wakil rakyat yang menyambung lidah dan sebagai penyalur aspirasi., kalau sudah begini sangat susah untuk dipercaya lagi oleh konstituen justru tindakan ini melemahkan dan menjatuhkan martabat dan citra sebagai panutan dan abdi negara dong,” tambah Imam.
Hanya saja usaha Imam dan kawan kawan seperjuangan untuk itu terkendala kemaren kamis (11/5) soalnya BK dan anggota tidak berada di kantor.
” Anggota BK dan Ketua DPRD tidak ada yang masuk Kantor saat kami mendatangi Kantornya kemaren, namun kami akan mendatanginya lagi untuk memastikan oknum tersebut mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Menurut pengakuannya, Ade Imam Dzikrullah telah menyiapkan sejumlah alat bukti hukum atas perlakuan yang dilakukan oknum inisial A yang diduga telah mencemari nama baik Golkar dan Politisi.
” Kita tetap atensi bang, soalnya ini bukan semata mata terkait asusila saja melainkan ada nilai dan khittah awal yang sengaja dilabrak oknum anggota teraebut. ”
,”Kita masih mencari moment yang tepat untuk kembali mendatangi Gedung DPRD Kota Bima yakin saja,” tutupnya.
Hingga berita ditulis, Ketua BK dan oknum anggota DPRD Kota Bima inisial A menjabat Ketua Komisi III , yang hendak dikonfirmasi terkait persoalan tersebut tidak bisa dihubungi meskipun dengan ponsel mengingat pesawat keduanya dalam keadaan tidak aktif.
Media tetap akan menghubungi kembali dan mendatangi kantor DPRD Kota Bima guna mengkonfirmasi hal ini dan demi keberimbangan berita yang valid dan berimbang (both coversides for justice and truth)
[JEJAK.COM : TIM]




















