Terkait Dugaan Adanya Aroma Main Uang di Seleksi PPPK, Ini Pesan Kepala BKD

JejakNTB, Kabupaten Bima | Ketua DPC Federasi Independen Indonesia (FGII) Kabupaten Bima yang diwakili Sekertarisnya, Azhar menangkap sinyalemen adanya aroma-aroma tak sedap yang kian mengitari penerimaan test PPPK Kabupaten Bima, hal itu dikatakannya saat mengunjungi Kantor Sekretariat di salah satu BTN di Kota Bima, Minggu (8/10).

Pada Media jejakntb, Azhar meminta kepada seluruh guru yang mengadu nasib melalui portal www.sscasn.bkn.id  agar mawas diri dan tetap berhati -hati setelah terdaftar secara baik pada sistem dan saluran yang telah disediakan.

” kalau mau lulus silakan anda belajar, berdoa dan berikhtiar. Luruskan niatnya serta tidak memaksakan kehendak sampai – sampai menjual hartanya hanya untuk bermain, saya sudah mendengar kabar dan sinyalemen mulai ada yang bayar DP agar diluluskan panitia jadi ASN itu tidak benar, itu “Hoaks”,” tegas Ketua DPC FGII Bima pada media.

Informasi ada oknum peserta PPPK yang melakukan DP dan main uang tersebut didapatkannya di Dapil II Bolo dan Madapangga,

”  Saya dengarnya begitu, ada oknum yang mencoba bermain dengan menyetor sejumlah uang kepada oknum – oknum tertentu misalkan bayar dengan DP sisanya setelah lulus, wah berani sekali padahal itu sistem nya online bukan manual. Pun kalaupun di online nya terdapat peluang resikonya sangat berat dan sangat merugikan,” tambahnya.

Dia menegaskan cara lama tersebut bakal merugikan calon peserta,”jangan sampai orangnya lulus murni dengan kemampuannya namun datang oknum calo mengklaim bahwa kelulusannya diatur sama dia , “menurut saya pembohong besar dan penipu kelas ulung, kalaupun ada uangnya simpan itu sebagai modal untuk menafkahi keluarga bukan untuk melakukan hal hal tercela seperti menyuap jabatan dan lain lainya,” tuturnya.

Senada dengan Ketua Federasi Guru Independen Indonesia, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Abdul Wahab, M.Si melalui akun facebook pribadinya menaikkan status atau upload postingan diberandanya dengan mengatakan jangan percaya calo maupun oknum oknum lainnya. Dalam akun tersebut tertulis

 

 

 

 

 

 

 

 

Tangkapan layar status Kepala BKD di akun facebooknya mewanti wanti agar tidak mempercayai adanya calo dan menghindari mafia PPPK di Bima.

 

INFO P3K KAB BIMA
Pemkab Bima tahun 2023 ini mendapat formasi penerimaan jabatan fungsional guru sebanyak 2.157 orang.
Dari 2.157 orang tersebut, sebanyak 1.162 orang diantaranya akan diterima/diangkat langsung ditempat pengabdiannya sekarang tanpa harus mengikuti ujian CAT.
##awasCalobergentayangan.
##laporkanbilaadayangmemintauang,” tulis Mantan Kepala Inspektorat itu mengingatkan di beranda facebooknya.

 

Postingan tersebut di upload kemaren sekitar hari Rabu dan Kamis sebagai jawaban atas keresahan yang dilakukan oknum – oknum calo dalam mencoba bermain dan hendak mengacaukan agenda utama rekrutmen.

 

Ketua DPD FGII NTB, L M Hirwan akan mengawal dan menempatkan anggota orprofnya di semua Kabupaten dan Kota yang memiliki jatah tersebut,

” Mulai dari Mataram hingga Bima kita akan fokus mengawal  proses ini sebab masih banyak guru bangsa yang lebih berhak naik bahkan 20 tahun menjadi sukarela tak diangkat angkat pantas diusulkan jadi ASN dan telah mengabdi puluhan tahun bahkan usianya sebentar lagi memasuki 50 tetapi karena dizalimi temannya bahkan sistem yaaa begitu begitu aja sejak dulu hingga sekarang nggak ada perubahan, itu yang tengah kita advokasi. Berikan kita data untuk sama sama kita kawal pelaksanaan rekrutmen ini,” tandasnya.

Untuk diketahui saat ini yang mendaftar PPPK khusus guru sudah enam ribu lebih belum yang tekhnis dan lainnya bahkan diperkirakan angka lonjakan pendaftar lebih 3 x lipat.| Redaksi

 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top
Scroll to Top