Gubernur NTB saat menyampaikan Sambutan disaat acara Industrialisasi Goes to Campus yang digelar Mahasiswa BEM Unram
JejakNTB.com | Industrialisasi Goes to Kampus yang digelar BEM Unram kerjasama Dinas Perindustrian bertajuk Industrialisasi Goes to Campus yang bertemakan ” Menggali Potensi dan Peran Mahasiswa dalam Menyongsong Industrialisasi di NTB untuk Indonesia” sukses terlaksana Selasa (15/11) di Auditorium Unram. Dengan Rangkaian Acara Talkshow Industrialisasi, Seminar Inspiring Entrepreneur, Bazaar Produk Industri NTB, Klinik Bisnis, Mentoring Bisnis, Sosialisasi KOIN 4.0 dan Live Music.
Acara tersebut berlangsung selama dua hari dan dimulai Selasa 15 November hingga 16 November 2022 di Auditoroum Yusuf Abubakar Unram dalam bentuk seminar yang dipadukan Talkshow dan Bazaaar.
Acara yang sangat konstruktif ini berkat Supported by OGANIC, HIPMI, JejakNTB, BankNTB, ID Clear, IDX, KSEI.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Perindustrian NTB Nuryanti SE., ME, Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo, M.Agr.st.,PhD, Ketum BEM Unram Yudhistira, selain itu dari pihak pelqku UMKM turut pula Nasrin Owner Moringa Kidom, Iwin Insani Dirut PT Karya Iwin Insani, Sandi Maulana Ahmad Ketua HIPMI PT NTB, Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana Kepala Bursa Efek Indonesia NTB, dan Zia Zannititah Pawana Owner Kribrow Indonesia.
Gubernur Dr H Zulkieflimansyah SE MSc dalam sambutannya mengatakan Industrialisasi yang dimaksudkan nya disini fokus platform and consept hal tersebut adalah sebuah keniscayaan bukan program gubernur melainkan suatu keharusan. Dan Industrialisasi itu dalam artian bukan mendatangkan pabrik – pabrik besar ke NTB melainkan bagaimana cara mengubah mindset. Inti industrialisasi itu pendalaman struktur industri. Misalnya bagaimana kita menjual keripik murah menjadi mahal. Kita tidak permah berpikir merunah tomat menjadi saos dengan harga mahal.
“Industrialisasi Goes to Campus mengajak mahasiswa Unram mengambil peran menyongsong Industrialisasi di NTB .
Karena…Industrialisasi bukan konsep Gubernur, Industrialisasi adalah kebutuhan untuk mensejahterahkan masyarakat. Kampus bisa memberikan kontribusi bukan saja dalam pengembangan inovasi dan teknologinya tapi juga mencetak ribuan wirausaha muda.,” ucap Doktor Zul dalam sambutannya.
Masih Bang Zul Gubernur NTB melalui momentum tersebut memaparkan secara gamblang,
“Alhamdulillah pihak Unram mengundang dan mengajak kita untuk berdiskusi Kampus harus dirubah mental anak mudanya, tidak semua aktifis menjadi Gubernur pns, kedepan kita ubah mindset., katanya.
Identik dengan itulah industrialisasi yang kami maksudkan bukan menghadirkan industri raksasa di kampus tetapi perubahan pola pikir dan arah pikiran syukur kalau ada tetapi jika nggak ada yach mau bilang apa kita hadapi sesuai faktanya aja, jangan sampai semua kita beli diluar, siip okay yach hebat unram, pungkas Gubernur cerdas itu.
Dalam arahannya orang nomor satu di NTB itu menambahkan bahwa kedeoan Semua bantuan mesin pertanian dll tidak boleh menggunakan produk luar, apakah anak anak kita tidak bisa buat meja dan kursi dan pemenang tender usahakan yang berproduk lokal bukan luar.
Perjalanan perubahan berfikir lama dan tak sederhana. Industrialisasi itu tdk.bisa dipisahkan dari science dan tekhnologi. Kita harus mulai lebih pada produk lokal dan 5 hingga 10 tahun kedeoan kita bisa menikmati hasilnya. Mari kita biasakan untuk itu., tambahnya
Universitas Mataram yang di Wakili Rektor Unram dalam sepatah dua nya menjelaskan sangat sepakat dengan ide cemerlang Gubernur NTB terkait konsep tersebut,
“Penguatan pondasi perekonomian NTB agar proses ekonomi terbangun dengan maju dan moderen. Pendalaman struktur industri bukan membangun pabrik, melainkan membangun cara berpikir manusianya.
Nampak Peserta Acara Industrialisasi Goes to Campus by BEM Unram
Kebetulan saya sama pak gubernur ini kuliah di ekonomi industri dan saatnya kita kembangkan potensi kita yang ada, maksimalkan reources yang ada , ujar Wakil Rektor dalam sambutannya.
Acara seminar diselingi dengan undian peserta untuk sepeda listrik dan sepeda listrik itu diraih salah seorang mahasiswi FKIP semester 3.
Sementara Presma BEM Unram Yudhistira saat ditemui di sela sela kesibukannya menghandle acara yang sangat konstruktif tersebut mengungkapkan dihadapan sejumlah awak media,
“Saya secara pribadi maupun kelembagaan mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada seluruh mahasiswa yang telah hadir dan turut serta membantu termasuk dan terutama kepada kepala kepala dinas lingkup Pemprov NTB atas sinergitasnya sehingga acara ini terselemggara dengan baik, tukasnya.
Terlalu jauh Yudhistira menambahkan bahwa banyak orang mengira dan berfikir bahwa industri ini kita harus membangun pabrik dan perusahaan padahal bukan itu maksudnya sejatinya industrialisasi goes to campus itu adalah bagaimana kita mengejewantahkan ilmu yang kita dapat bisa kita turunkan ditataran konsep yang memberikan kebermanfaatan bagi semua orang termasuk keluarga kita.
Konsep Industrialisasi Goes to Campus ini sangat selaras dengan visi NTB Gemilang maupun Konsep Nawacita yang lahir dari gagasan Kebangsaan dan Keindonesiaan dengan maksud menggerakkan UMKM dan pemberdayaan serta memaksimalkan potensi kita.
Ketua Panitia Faisal yang ditemui media sesaat Ishoma menegaskan jumlah peserta kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari ini sebanyak 500 orang
“Jadi acara Industrialisasi Goes to Campus ini adalah kerja bareng BEM.Unram dengan Dinas Perindustrian NTB ini akan berjalan mulai 15 -16 November 2022 di Auditorium Unram yang akan menghadirkan bapak Gubernur, Dinas Perindustrian, dan beberapa pemateri ternama terkait dengan kajian kajian industrialisasi yang sangat cocok dengan kondisi dan atmosfir Nusa Tenggara Barat.,” ucap Faisal selaku Ketua Pelaksana.
Mahasiswa semester 3 Unram ini menambahkan bahwa,
“Kita ingin menggali potensi mahasiswa untuk bisa kita driving in industrialisasi goes to Campus, karena di Unram sendiri UMKM Kemahasiswaan yang sifatnya memghasilkan sesuatu namun belum tersentuh secara maksimal oleh Dinas terkait,” ujar Faisal
Kepala Dinas Perindustrian Nusa Tenggara Barat, Nuryanti, S.E., M.E. atau yang akrab di sapa bu Yanti pada jejakntb.com mengaku merasa salut dan bangga dengan adik adik mahasiswa dari BEM Unram yang sangat begitu kreatif dan cerdas memanfaatkan momentum terbaik ini,
” Seperti yang disampaikan Bapak Gubernur kita sebuah lompatan besar akan diawali dengan satu langkah pertama, jadi apa yang telah adik adik lakukan ini sesuai dengan apa yang kami harapkan,” tutupnya. (Dwi/Icha/Fikri)




















