Bandung, [JejakNTB.com] | Kiprah Borsya Group besutan Boris Syaifullah kian hari kian terasa oleh warga, Borsya makin hari makin berkembang. Perkembangan dan geliat group yang dibesarkan dengan visi empowering [Pemberdayaan] kini kian menunjukkan tajinya,
Sekolah Menengah Kejuruan [SMK] BSTel selangkah lebih maju dari sekolah sekolah lain di Pulau Sumbawa bahkan Lombok, kepada para orang tua mari kita sekolahkan anak anak kita di SMK ini, SMK BSTel kini telah cukup mumpuni mengkader anak anak kita menjadi calon tekhnokrat baru dimana Indonesia sudah sangat minim bahkan lost generation dibidang tersebut, adanya SMK BSTel bagaikan kembalinya Mutiara yang hilang,

Pantauan Media, Borsya Group kini berhasil membangun entitasnya juga di dunia pendidikan, sekitar 12 jam yang lalu sebuah akun resmi Boris Syaifullah menggunggah sebuah postingan di facebook,
Isi unggahan status akun Ketua Apnatel dan Kadin Jawa Barat tersebut terbaca dengan jelas dengan status yang sangat konstruktif adanya,
Berikut status Akunnya yang dirilis 12 jam yang lalu,
Bdg 13 April 2022
Alhamdulillah NPSN SMK-BSTel Telah Terbit
Setelah terbitnya NSPN untuk SMK Borsya Telekomunikasi, kini Yayasan Borsya, memliki satu “PR” penting lagi, yakni menyiapkan gedung sendiri. Semua tahapan ini akan menjadi catatan bersejarah bagi kami dalam rangka ikut mencerdaskan kehidupan bangsa.
Dengan penuh rasa syukur dan gembira hari ini, 13 April 2022, Nomor Induk Pokok Sekolah Nasional (NPSN) Sekolah Menengah Kejuaruan (SMK) Borsya Telekomunikasi/BStel telah terbit. beberapa fungsih NPSN antara lain Merupakan syarat dalam registrasi akun Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) sehingga lulusannya dapat melanjutkan ke jenjang perguruan Tinggi.
Seperti diketahui bahwa semua calon pendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) maupun Ujian Tertulis Berbasis Komputer- Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) wajib melakukan registrasi akun dengan menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan NPSN.
NPSN adalah kode unik yang digunakan sebagai tanda pengenal satuan pendidikan yang ditetapkan oleh Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan (PDSPK). NPSN terdiri dari 8 digit kode acak yang berbeda antar satu sekolah dengan sekolah lainnya.
Sekolah yang sudah memiliki NPSN akan terdaftar dalam Data Referensi yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). NPSN berlandaskan Permendikbud No. 99 Tahun 2013 tentang Tata Kelola Teknologi Informasi dan Komunikasi di Lingkungan Kemendikbud, Permen Dikbud No. 2 Tahun 2011 tentang Kegiatan Pengelolaan Data Pendidikan Menteri Pendidikan Nasional.
NPSN juga merujuk pada Surat Keputusan Kabalitbang Diknas Nomor 3574/G.G4/KL/2009 tanggal 22 Oktober 2009 tentang Nomor Pokok Sekolah Nasional Sebagai Nomor Unik Satuan Pendidikan.
Dengan terbitnya NPSN ini semakin memantapkan langkah SMK BStel, di tahun keduanya untuk terus menerima, mendidik dan menghasilkan sumber daya manusia siap pakai atau yang akan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi lainnya, baik negeri maupun swasta.
Tantangan berikutnya Yayasan Sosial dan Kemanusiaan Borsya Indonesia adalah meniyapkan gedung sendiri. NPSN menjadi penambah semangat team dalam memberikan pengabdian terbaik. Dalam dua tahun ini, SMK BS-tel menyewa Ruko di Kota Sumbawa Besar dalam rangka menampung minat Peserta Didik. Melalui kesempatan ini kami menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak terutama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam hal ini: Gubernur NTB, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabid SMK, Kasubag Kurikulum SMK, Kepala Cabang Dinas DIKBUD Sumbawa dan semua pihak yang tidak bisa kami sebutkan satupersatu, atas dukungan dan bantuannya kepada kami dalam rangka penerbitan NPSN SMK BSTel🙏
Boris Syaifullah
#ThePowerOfChange
#BorSyaGroup
#BorSyaCiptaCommunica
#BorSyaFoundation
#BorSyaAkademi
#BSTel
#KadinIndonesia
#KomtapAsiaPasifik
#Apnatel
#KomiteKorea
#BorSyaumkm
#borsyacipta.com




















