Sisihkan 500 Sekolah dalam Seleksi AEF, SMAN 1 Sumbawa Besar ditunjuk Australia sebagai BRIDGE di Indonesia

JejakNTB.com | SMA Negeri 1 Sumbawa benar benar ketiban rejeki di awal tahun 2023, Sekolah yang berada ditengah jantung Kota Sumbawa Besar itu kini kedatangan tamu spesial dalam program pertukaran guru atau kemitraan antara Pemerintah Australia dan Indonesia.

Guru Kemitraan BRIDGE dari Australia akhirnya tiba di Sumbawa pada Sabtu, 21 Januari 2023. Dalam kedatangannya di SMAN 1 Sumbawa Besar, Mrs. Silvy Maria Wantania dan Mrs. Philippa Jane Capon guru dari Melbourne High School disambut hangat oleh Bapak/Ibu Guru SMAN 1 Sumbawa Besar dengan iringan Rantok dan Tari Nguri sebagai tari persembahan kepada tamu kehormatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, kedatangan guru dari Australia ini merupakan Program BRIDGE dari Pemerintah Australia melalui Departemen Luar Negeri dan Perdagangan dan diimplementasikan oleh Asia Education Foundation (AEF), di mana sebelumnya SMAN 1 Sumbawa Besar terpilih sebagai sekolah dari Nusa Tenggara Barat untuk bermitra dengan sekolah dari Australia.

Pada nantinya, guru dari SMAN 1 Sumbawa Besar, yakni Bapak Irawan Saputra, S.Pd. (Guru PPKn) dan Ibu Yeyen Kusumawardhani, S.Pd. (Guru Sejarah) juga akan melakukan kunjungan balasan ke sekolah yang ada di Australia, yakni Melbourne High School untuk mendapatkan pengalaman belajar tentang sistem pendidikan yang ada di Australia.

Kedatangan Mrs. Silvy dan Mrs. Phip di SMAN 1 Sumbawa Besar bertepatan dengan diadakannya Sabtu Budaya “Bazar dan Pameran Makanan Tradisional Khas Daerah Sumbawa,” sehingga di waktu yang bersamaan, guru dari Australia ini dapat mengenal sekaligus mencicipi cita rasa makanan khas daerah Sumbawa, mulai dari jajanan tradisional hingga masakan khasnya. Terdapat 18 kelas yang memamerkan hasil makanannya, dengan pembagian jenis berdasarkan tingkatan kelas.

Kelas X sendiri, memamerkan jajanan tradisional seperti Nagasari, Cucir, Tepung Apam, Janda Bernang, Tepong Roko, Cantik Manis, Onde Lenga, Onde Tepok, Gemplang, dan Berongko. Sedangkan dari kelas XI memamerkan masakan khas Sumbawa, seperti Jangan Sirapadang dan Sirasang, Ayam Siong Sira, Ayam Sira Bage, Pelu Aru, Pelu Nyer, dan Gecok.

Kegiatan ini diharapkan siswa lebih mengenal dan melestarikan hasil karya daerahnya sebagai implementasi Projek Profil Penguatan Profil Pancasila (P5), sehingga dengan demikian para guru kemitraan dari Australia dapat mengetahui kelezatan dan keanekaragaman makanan khas Sumbawa.

Pada Sabtu Budaya kemarin, siswa-siswi SMAN 1 Sumbawa Besar khususnya kelas X dan Kelas XI mengadakan “Pameran Makanan Tradisional Khas Daerah Sumbawa SMANIKA SAMARAS SIYA.”

Kegiatan pameran ini juga dikunjungi oleh Guru Kemitraan BRIDGE dari Australia, yakni Mrs. Silvy dan Mrs. Phip. Keduanya begitu antusias mencicipi satu persatu jajanan tradisional khas Sumbawa yang dipamerkan oleh siswa kelas X pada stan pertama, diantaranya ada Nagasari, Cucir, Tepung Apam, Janda Bernang, Tepong Roko, Cantik Manis, Onde Lenga, Onde Tepok, Gemplang, dan Berongko.

Selanjutnya, pada stan kedua terdapat masakan khas tradisional sumbawa yang dipamerkan oleh siswa kelas XI, seperti Jangan Sirapadang dan Sirasang, Ayam Siong Sira, Ayam Sira Bage, Pelu Aru, Pelu Nyer, dan Gecok.

Kegiatan ini diharapkan siswa lebih mengenal dan melestarikan hasil karya daerahnya sebagai implementasi Projek Profil Penguatan Profil Pancasila (P5), sehingga dengan demikian para Guru Kemitraan dari Australia dapat mengetahui kelezatan dan keanekaragaman makanan khas Sumbawa.

Untuk mengenal tradisi dan budaya Sumbawa, Guru Kemitraan BRIDGE dari Australia Mrs. Silvy dan Mrs. Phip diajak melakukan kunjungan ke Bukit Ponan Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir untuk mengetahui secara langsung sejarah tradisi Ponan.

Didampingi oleh Bapak/Ibu Guru, perwakilan siswa-siswi SMAN 1 Sumbawa Besar serta Bapak Irawan Saputra, S.Pd. dan Ibu Yeyen Kusumawardhani, S.Pd. selaku Guru Kemitraan BRIDGE, perjalanan ini difokuskan sebagai wisata interkultural.

Kepala SMAN 1 Sumbawa Besar, Drs. H. Muhammad Tahir, M.Pd. menerima kedatangan Guru Kemitraan BRIDGE Australia Mrs. Silvy Maria Wantania dan Mrs. Philippa Jane Capon dari Melbourne High School pada Selasa, 24 Januari 2023.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMAN 1 Sumbawa Besar berbagi informasi tentang sekolah dan menyampaikan harapan untuk kemitraan yang berkelanjutan. Mrs. Silvy dan Mrs. Phip selaku Guru Kemitraan Australia menyambut baik dan juga berharap agar program BRIDGE ini menjadi program yang dapat mengembangkan profesionalitas dan kualitas pendidik dari segi pedagogik, teknologi, informasi, komunikasi, serta pembelajaran interkultural sehingga terbentuk pendidik dan peserta didik yang siap bersaing secara global.

Sementara Wakil Bupati Sumbawa, yang juga Alumni Smanika Sumbawa Besar Hj. Dewi Noviany, M.Pd. mengungkapkan dalam statusnya di akun resmi beliau,

“Pagi ini saya menerima kunjungan silaturahmi dari Guru Mitra yang berasal dari Australia. Kedatangan guru-guru ini dalam rangka program BRIDGE yang untuk tahun ini menjalin kerjasama dengan SMAN 1 Sumbawa Besar.

“Adapun program BRIDGE ini bertujuan untuk menjalin kemitraan kolaboratif yang berkelanjutan antara sekolah-sekolah di Indonesia dengan Australia, dan untuk menyediakan akses ke pengetahuan/ keterampilan pendidikan baru bagi para pendidik Indonesia dan Australia.

“Selamat datang di Tana Samawa, semoga kemitraan ini tetap terjalin dengan baik sehingga ke depannya kualitas pendidikan kita bisa setara bahkan melampaui kualitas pendidikan di luar negeri,” tulis Wabup Sumbawa beberapa menit yang lalu di Facebook dengan akun pribadi Dewi Noviany. (Nkm)

Facebook
Twitter
Email
WhatsApp

Berita Terbaru

Scroll to Top