Sambut Hari Disabilitas Internasional, Ini Harapan Mahmud Abdullah Bupati Sumbawa

JejakNTB.com | Pemerintah Kabupaten Sumbawa dibawah kepemimpinan Mahmud Abdullah dan Dewi Noviany benar benar menunjukkan sebuah good governance yang memberlakukan warganya setara tanpa diskriminasi dan pembedaan perlakuan. Hal ini terlihat dari cara Bupati Mahmud Abdullah memperlakukan kaum disabilitas secara konkrit dan nyata melalui Hari Jadi bagi penyandang disabilitas yang jatuh pada Minggu, (4/12/2022).

Dalam sambutan dan arahannya Mahmud Abdullah menegaskan bahwa pemerintahannya sangat memgarusutamakan para disabilitas tanpa mendiskreditkannya,

“Di pagi yang cerah ini, saya berkesempatan membersamai saudara-saudara kita para penyandang disabilitas yang tergabung dalam Forum Disabilitas Sarea Sumbawa, untuk mengikuti Jalan Sehat di sepanjang Jalan Samota, Sumbawa. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2022, yang diperingati setiap tanggal 3 Desember.,” Kata Mahmud Abdullah.

Masih Abah Moh, sapaan akrab Bupati Sumbawa, beliau sangat apresiatif dan respek dengan keberadaan para Disabel.

“Saya merasa bangga dan terharu melihat semangat saudara-saudara kita para penyandang disabilitas, di tengah keterbatasan yang mereka miliki, mereka mampu berkontribusi untuk daerah ini, mereka mampu menggelar kegiatan-kegiatan yang positif dan menebar manfaat bagi masyarakat sekitar.,” sambung Aba Moh.

Tentu tak pantas rasanya jika masih ada yang beranggapan bahwa penyandang disabilitas adalah masyarakat kelas 2, bahkan tak jarang keluarga sendiripun menganggapnya sebagai aib. Di hadapan Allah SWT, kita semua sama, yang membedakan hanyalah derajat ketaqwaan dan seberapa besar kita bisa bermanfaat bagi sesama.

Semoga melalui momentum Peringatan Hari Disabilitas Internasional kali ini, semakin menyadarkan kita semua tentang hak-hak para penyandang disabilitas yang harus kita wujudkan bersama. Semoga saudara-saudara kita para penyandang disabilitas tetap bersemangat menjalani hidup ini, karena keterbatasan tidak boleh menjadi penyebab seseorang untuk menyerah dan pasrah terhadap keadaan. (Tin/RED)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top