Pp Al-Ikhlas Taliwang Selangkah Lebih Maju, Pioneer Sekolah Integratif Masa Depan Pulau Sumbawa

 

TALIWANG| Pondok Pesantren Al – Ikhlas Taliwang termasuk salah satu pondok yang memiliki bargaining tersendiri karena dipimpin dan diasuh oleh Ketua Forum Pesantren Alumni Gontor, KH. Zulkifli Muhadli. Forum Pesantren Alumni Gontor (FPA Gontor) adalah Forum yang berada di bawah PP IKPM Gontor sebagai wadah komunikasi, silaturahim dan sinergi antar pesantren Alumni Gontor dalam rangka ikut serta membantu Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor guna mewujudkan 1000 Gontor sesuai dengan cita-cita Trimurti Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor.

Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang adalah International Islamic Boarding School (IIBS) terkemuka di Nusa Tenggara Barat, yang didirikan pada 1 Februari 1984. Pesantren ini menerapkan kurikulum 3-in-1, menggabungkan KMI Gontor, Cambridge International, dan Tahfidz Al-Qur’an, menjadikannya pelopor sekolah berstandar internasional di NTB.

Pondok ini dikenal aktif dalam pengembangan kurikulum internasional dan merupakan salah satu dari sedikit institusi di NTB yang menerapkan kurikulum tersebut. Keaktifan pendiri sebagai Ketua Forum Pesantren Alumni Gontor merupakan sesuatu yang privilege memiliki kekhasan tersendiri, tidak semua CEO pondok bisa seperti itu.

Informasi yang berhasil dihimpun media JejakNtb yang dapat menjadi anggota FPA Gontor adalah:

Pertama, Pesantren yang didirikan oleh Alumni Gontor

Kedua, Pesantren yang dipimpin oleh Alumni Gontor

Ketiga Pesantren yang didirikan dan atau dipimpin oleh Alumni dari Pesantren Alumni Gontor

Terakhir, Pesantren yang direkomendasikan oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.

 

VISI MISI BESAR FPA INTEGRASI PENDIDIKAN

Salah satu Visi dan misi FPA Gontor adalah terintegrasi nya konsep dan platform pendidikan dan terwujudnya 1000 Gontor sebagaimana amanat serta cita-cita Trimurti Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor.

 

Misi FPA Gontor adalah:

a. Menghimpun Pesantren Alumni Gontor

b. Mentranformasikan nilai dan sistem Pondok Modern Darussalam Gontor ke Pesantren Alumni Gontor

c. Mendorong, membantu, membina dan mengembangkan berdirinya Pesantren Alumni Gontor

d. Mengkoordinasikan dan menyinergikan potensi Pesantren Alumni Gontor.

 

Terkini Al-Ikhlas Taliwang Bagian dari Sarasehan & Penandatanganan MoU: P2I dan FPAG bersama UIN Syarif Hidayatullah

 

Sarasehan ilmiah sekaligus penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara P2I dan FPAG dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kolaborasi.

Kegiatan ini disambut langsung oleh Rektor Asep Saepudin Jahar, Ph.D, bersama jajaran pimpinan universitas, di antaranya:

Ahmad Tholabi (Wakil Rektor)

Din Wahid, Ph.D serta para pejabat dan akademisi lainnya.

Di tengah arus modernisasi yang semakin deras, yang kerap mengikis batas-batas tradisi, pesantren dan universitas Islam negeri sejatinya adalah dua pilar besar peradaban umat. Keduanya lahir dari rahim yang sama—semangat mencerdaskan umat dan meneguhkan nilai-nilai keislaman—namun dalam perjalanan sejarah, sering berjalan di rel yang berbeda.

 

Momentum MoU ini menjadi titik temu strategis.

Saatnya dua kekuatan besar ini tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, tetapi bersinergi membangun peradaban Islam yang lebih kokoh, adaptif, dan relevan dengan tantangan zaman.

 

Fokus kerja sama ke depan diarahkan pada:

  • Penguatan peran alumni dan kader pesantren
  • Pengembangan keilmuan lintas disiplin Khususnya dalam bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics)

Dengan kolaborasi ini, diharapkan lahir generasi baru:

Seorang ilmuwan Muslim yang kokoh spiritualitasnya, kuat intelektualnya, dan mampu menjawab tantangan global tanpa kehilangan identitas keislamannya. Dari pesantren menuju peradaban. Dari kolaborasi menuju kemajuan umat.

 

Silaturahim dan Penandatanganan MoU Pesantren dengan Universitas Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) Jakarta

📍 Jakarta | 🗓️ Selasa, 21 April 2026

 

Alhamdulillah, telah terlaksana kegiatan silaturahim dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara jaringan pesantren dengan Universitas Prof. Dr. Hamka.

 

Rombongan para kiai pesantren dan pimpinan perguruan tinggi pesantren diterima langsung oleh Rektor UHAMKA, Gunawan Suryoputro, yang didampingi oleh jajaran wakil rektor.

 

Pada kesempatan ini, juga dilakukan penandatanganan MoU antara Universitas Cordova dengan UHAMKA, sebagai langkah konkret memperkuat sinergi antar perguruan tinggi Islam dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kerja sama ini memiliki arti yang sangat strategis. UHAMKA merupakan salah satu perguruan tinggi Islam swasta unggulan di Indonesia, dengan kelebihan yang merata di berbagai bidang, mulai dari kependidikan, kesehatan, ekonomi-bisnis, hingga teknologi. Pencapaian tersebut menjadikan UHAMKA sebagai salah satu kampus dengan jumlah program studi unggul terbanyak, sekaligus memperkuat posisinya sebagai Prophetic Teaching University yang berkualitas tinggi.

Konsep prophetic dalam pendidikan yang dikembangkan UHAMKA berakar pada gagasan Kuntowijoyo, yang menekankan tiga nilai utama:

✨ Humanisasi (memanusiakan manusia)

✨ Liberasi (membebaskan dari berbagai bentuk penindasan)

✨ Transendensi (menghubungkan manusia dengan nilai-nilai ilahiyah)

Ketiga nilai ini bersumber dari firman Allah dalam QS. Ali ‘Imran ayat 110 tentang khairu ummah, yaitu umat terbaik yang menyeru kepada kebaikan, mencegah kemungkaran, dan beriman kepada Allah.

Semoga kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara pesantren dan perguruan tinggi Islam, dalam melahirkan generasi unggul yang berilmu, berakhlak, dan berperan aktif dalam peradaban.

🤝 Bersinergi untuk umat, bergerak untuk peradaban.(Redaksi)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top