Pererat Silaturahmi,  Pemdes Ndano Gandeng Majelis Taklim Kolaborasi Gelar Maulid Nabi Bersama Warga di Masjid Nurul Mubin

BIMA — Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak jelas di Masjid Nurul Mubin Desa Ndano Kecamatan Madapangga pada Selasa malam, (25/8).

Ratusan warga, tokoh masyarakat, unsur pemerintah desa setempat, serta mahasiswa berkumpul dengan khidmat untuk mengikuti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Acara yang digagas oleh Majelis Taklim Nurul Mubin Desa Ndano, Remaja Masjid, Ikatan Mahasiswa dan Pemuda (IMP) Ndano, kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STKIP Taman Siswa Bima bekerja sama dengan pemerintah desa ini mengusung tema “Dengan Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Kita Wujudkan Generasi Berkualitas dan Berakhlakul Karimah”. Ketua panitia kegiatan, Rostinah, SH, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme yang tinggi dari masyarakat dan para tokoh pemuda yang hadir memenuhi undangan panitia.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga dan pemerintah desa yang telah meluangkan waktu untuk hadir di masjid ini. Kami ingin mewujudkan generasi akhlak mulia dan mudah mudahan sadar dengan ini,” ucapnya mengawali pembicaraan.

” Acara ini terselenggara berkat bantuan dari berbagai pihak semoga tercatat sebagai amal ibadah dan kebaikan,” sambungnya.

“Kegiatan ini murni inisiatif bersama untuk merajut kebersamaan antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa kami,” ujar  Rostinah dalam sambutannya.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan shalawat Nabi bersama yang dipimpin oleh tim rebana remaja setempat.

Muhammad Luthfi perwakilan Mahasiswa KKN saat ditemui di lokasi mengatakan kegiatan ini merupakan kolaborasi bersama dengan berbagai pihak.

“Ini berkat dukungan dari masyarakat dan pemerintah desa yang sangat baik dan kita pun turut serta berpartisipasi,” pungkasnya.

Kepala Desa Ndano Muhammad Siddiq  dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk mengambil hikmah dari   peringatan maulid “Mari kita ambil nilai – nilai dari momentum ini dan meneladani Rasulullah Saw,” ajaknya.

Lantunan puji-pujian kepada Rasulullah membuat suasana malam itu terasa semakin sejuk dan meriah.

Sebagai acara inti, tausiyah agama disampaikan oleh Ustadz Muhammad, M.Pdi.

Dalam ceramahnya, beliau mengapresiasi langkah nyata para mahasiswa yang aktif menghidupkan kegiatan keagamaan di tengah-tengah warga dan melibatkan para kelompok pemuda, majelis taklim termasuk pemerintah desa sebagai bentuk penghormatan terhadap ilmu.

“Sangat luar biasa melihat anak-anak muda kita, para mahasiswa, berkolaborasi dengan guru dan warga untuk memperingati hari lahir Nabi. Keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam hal kejujuran, kasih sayang, dan kepedulian harus terus kita rawat dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Ustadz Muhammad dalam tausiyahnya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Seluruh yang hadir tampak duduk bersila menikmati hidangan sederhana yang disiapkan secara gotong royong oleh mahasiswa dan warga, menandai eratnya kebersamaan di lingkungan desa tersebut.(JN)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top