Nurramdhan Cahaya Perubahan Berpeluang Menang di KSB, Berikut Testimoninya !

SUMBAWA BARAT,  JEJAKNTB| Jelang Pilkada serentak yang kini waktunya tersisa tinggal satu bulan, banyak yang memprediksi bahwa yang berpeluang memenangkan kontestasi sekali dalam lima tahun itu adalah calon perseorangan yang diusung Koalisi Rakyat atau lebih dikenal dengan “NURRAMDHAN” CAHAYA PERUBAHAN 2024, atau Duet Drs H M Nur Yasin dengan H Sunardhan, SH MH  yang mengenakan peci putih dan hitam dengan sorban hijau.

” Rata-rata pasangan yang diusung parpol baik itu koalisi KIM maupun lainnya adalah mantan pejabat yang pernah menjabat sebelumnya sehingga membuat kita kurang merasa yakin apalagi status quo,” ucap Muhammad Fadil warga pendatang yang sudah bertahun tahun menetap di KSB.

Pria yang karib disapa Fadil ini masih belum percaya dengan figuritas mantan mantan yang pernah menjabat sebelumnya karena dinilainya masih kental vested interested nya bahkan ambisi berkuasa nya sangat besar beda dengan pemula seperti Koalisi Rakyat yang dibawa Cahaya Perubahan.

” Nurramdhani Cahaya Perubahan ini merupakan anugerah bagi KSB , beliau-beliau datang dari jalur independen non partisan yang tentunya sangat baik dan sehat untuk sebuah daerah karena tidak terkontaminasi, masih steril,” tambahnya.

Sosok M Nur Yasin yang ulama dan ahli ibadah dan Sunardhan sebagai pengacara adalah sosok yang memiliki Chemistry dan Privilege,” keduanya punya daya pikat konstituen dan punya Privilege magnitude elektoral yang sangat dahsyat di pilkada Sumbawa Barat.

” Integritas, loyalitas, komitmen, disiplin, kapasitas, kapabilitas dan moralitas sudahbsangat teruji dan beliau sudah makan asam garam.          ( Senior, red. ) sudah barang tentu sangat bijak menyikapi keadaan,” tandasnya.

Senada dengan Muhammad Fadil, L Satriawan asal Pulau Lombok yang sudah lama merantau dan menetap di Sekongkang sudah sangat menanti menunggu kehadiran calon perseorangan.

” Sudah lama kami menunggu, saya sangat mengidolakan perseorangan mengingat duet ini sangat merdeka, tidak seperti diusung Koalisi parpol yang diwarnai berbagai macam konflik kepentingan,” bebernya

Ia mengaku sangat antusias dan penuh semangat sambut duet ini

” Ada kebanggaan sekaligus apresiasi karena ini sejarah bagi Sumbawa Barat khususnya, di pilkada serentak 27 November mendatang KSB telah mencatat rekor sejarah yakni tampilnya calon perseorangan,” bangganya.

Dalam sejarah pilkada Nusa Tenggara Barat baru ada Ali BD seorang mantan Bupati Lombok Timur yang memenangkan pertarungan sengit itu dengan duduk dua periode dan berhasil meletakkan tonggak pembangunan yang berkemajuan.

Calon perseorangan jangan dianggap remeh sebab mereka lahir dari desakan rakyat bukan lahir dari rahim politik parpol, Calon perseorangan merupakan inspirasi rakyat untuk mau berubah beda dengan calon parpol.

Direktur  Akar Rumput NTB, Sahrul Ridwan, S.Sos,MM menilai pasangan perseorangan tidak punya beban masa kini dan masa lalu.

” Paslon independen lebih steril bahkan sangat disukai rakyat kenapa karena mereka diusung dari rahim rakyat bukan partai politik, ditengah dinamika politik terkini jelang Pilkada 2024 masyarakat berlomba lomba mencari alternatif dari quo vadis yang ada,” pungkasnya.(*)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top