Kongres Rakyat Pulau Sumbawa Bakal Ramai, 5 Kabupaten dan Kota Sepakat Bersatu

JEJAKNTB.COM |Wacana terwujudnya Provinsi Pulau Sumbawa selangkah lebih maju, hal ini ditandai dengan menyatunya lima elemen penting di 5 Kabupaten dan Kota yakni Sumbawa Barat, Sumbawa Besar, Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima. Lengkapnya kelima ini adalah sebuah bentuk keseriusan tokoh masyarakat Se-Pulau Sumbawa dan pemerintah pusat terutama Presiden RI Prabowo Subianto tidak boleh anggap sepele.

Langkah konkret menuju pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa semakin menguat dengan terbentuknya Presidium Aliansi PPS (Provinsi Pulau Sumbawa) yang mewakili lima wilayah di Pulau Sumbawa. Aliansi PPS ini siap bekerjasama dan meneruskan semangat dan tugas mulia yang diusung KP3S sejak awal.

Pembentukan kepengurusan ini merupakan bagian dari konsolidasi gerakan masyarakat sipil yang berkomitmen mendorong percepatan pemekaran wilayah dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kelima, Presidium Aliansi PPS yang sudah terbentuk  Kabupaten dan Kota atau Se-Pulau Sumbawa, diantaranya :

  • Aliansi PPS KSB: M. Sahril Amin Dea Naga
  • Aliansi PPS KS (Sumbawa): Iying Gunawan, SE
  • Aliansi PPS Dompu: Ilham Yahyu, SH
  • Aliansi PPS Bima: Ilyas, SH
  • Aliansi PPS Kota Bima: Eldan, S.Sos

Kelima sinergitas dan kolaborasi ini merupakan bentuk keseriusan dan kepedulian dalam mempercepat perjuangan guna sesegeranya Provinsi Kepulauan Sumbawa terealisasi pusat serta mendesak agar pemerintah segera mencabut moratorium dan merealisasikan terbentuknya Provinsi kedua setelah Nusa Tenggara Barat.

Dengan mengusung semangat “Fixed, On Fire, Go Ahead, Running Well”, aliansi ini bertekad menjadi motor penggerak yang mampu menyatukan kekuatan masyarakat dan tokoh daerah dalam mewujudkan Provinsi Pulau Sumbawa.

Presiden Presidium Aliansi PPS se-Pulau Sumbawa, Muhammad Sahril Amin Dea Naga yang ditemui , Minggu (17/6), menegaskan bahwa gerakan ini adalah gerakan moral bukan seremonial, tetapi merupakan bentuk keseriusan dalam mewujudkan mimpi besar masyarakat Pulau Sumbawa untuk berdiri sebagai provinsi mandiri.

“Aliansi ini menjadi wadah sinergi dan strategi dalam mengawal proses politik dan administrasi pemekaran. Kami siap menuju satu visi, yaitu Provinsi Pulau Sumbawa,” ujarnya.

Dalam waktu yang tidak terlalu lama entitas yang memiliki kesamaan visi dan misi ini rencananya, akan menggelar Kongres Ummat se-Pulau Sumbawa pada 1 Juli 2025 di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sebagai momentum penting konsolidasi rakyat lintas daerah guna memperkuat dukungan terhadap pembentukan provinsi baru yang bernama Provinsi Kepulauan Sumbawa.(*)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top