TALIWANG, JEJAKNTB.COM| Program Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ) adalah inisiatif Kementerian Agama untuk memetakan dan meningkatkan kemampuan baca Al-Qur’an guru dan siswa, khususnya guru PAI dan madrasah, agar sesuai tajwid. Program ini melibatkan asesmen daring, diklat, dan sertifikasi untuk memastikan pendidik mampu menjadi teladan dalam membaca Al-Qur’an.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat, Agus, S.Pd., M.M., sukses menggelar kegiatan Pelatihan Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ) bagi Guru Pendidikan Agama Islam jenjang Sekolah Dasar yang dilaksanakan pada 12 April lalu bertempat di SDN Sedong, Sumbawa Barat.
Program ini menjadi bagian dari upaya menyeluruh meningkatkan literasi Al-Qur’an di sekolah umum dan madrasah
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa Barat sebagai bentuk sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di daerah.
Dalam arahannya, Kadis Dikbud KSB menegaskan pentingnya guru untuk tidak berhenti belajar dan terus menyesuaikan diri dengan perubahan paradigma pendidikan kekinian.
“Belajar bukan tentang siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang tak berhenti belajar.”

Guru yang bijak bukanlah yang hanya memuji murid yang cepat belajar, melainkan yang setia menuntun dan mendampingi mereka yang masih lambat dalam memahami.
Melalui pelatihan ini diharapkan para guru PAI semakin profesional, adaptif, dan mampu mencetak generasi Qur’ani yang unggul di Kabupaten Sumbawa Barat.
Adapun Tujuan dan Dampak dari Kegiatan tersebut adalah:
- Meningkatkan Kompetensi Guru: Memastikan guru memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik dan benar (sesuai kaidah tajwid).
- Peningkatan Literasi: Mengurangi angka buta baca Al-Qur’an di kalangan siswa dan guru.
- Metode Pembelajaran: Memperkuat kemampuan guru dalam mengajarkan bacaan Al-Qur’an yang benar kepada siswa di sekolah/madrasah. (JN)




















