Ketua PMI Cabang Dompu, Kurnia Ramadhan,SE.,ME Saat melihat kondisi banjir di salah satu Kelurahan di Kabupaten Dompu
DOMPU, JEJAKMEDIA||Ketua Palang Merah Indonesia ( PMI ) Kabupaten Dompu, Kurnia Ramadhan, SE., ME melakukan Gerak Cepat (Gercep) peninjauan terhadap korban air rob dan banjir dahsyat di kabupaten Dompu dan sekitarnya, Selasa (11/11). Ketua Palang Merah Indonesia Cabang Dompu tersebut terjun langsung dan melihat kondisi warga korban banjir di berbagai wilayah Kecamatan di Bumi Nggahi Rawi Pahu tersebut.
Kurnia Ramadhan mengatakan diakui olehnya bahwa wilayah Kabupaten Dompu mempunyai potensi bencana alam dengan kondisi topografi yang ada dan ini menjadi perhatian semuanya termasuk kita agar tetap sadar untuk merawat ekosistem dan lingkungan kita masing-masing “Atas nama PMI Dompu, kami mengucapkan terima kasih kepada warga terutama masyarakat yang selalu waspada atas kesiapsiagaannya dengan kemandirian memitigasi sehingga eskalasi tidak begitu luas” jelas Anleg yang juga Waka I DPRD Dompu saat dikonfirmasi, Rabu (12/11).


Wawasan dan pengetahuan gerak cepat saat hadapi bencana sambung pria yang karib disapa Bung Rama merupakan salah satu faktor untuk menguatkan seluruhnya untuk mengatasi permasalahan yang timbul, termasuk peristiwa alam yang terjadi di Kabupaten Dompu. “Sekali lagi saya ucapkan kalembomenaadee atas gerak cepatnya mampu memitigasi diri dari ancaman bencana alam tersebut termasuk kesadaran diri “kata politisi beken Gerindra ini.
Bung Rama meminta warga agar tetap mawas diri dan siaga darurat mengingat akhir ini curah hujan tinggi, ” Tetap jaga imun dan kesehatan serta tetap menjaga asupan nutrisi yang memungkinkan memberikan kekebalan disaat menghadapi musim dengan cuaca yang kurang bersahabat dan dingin,” pintanya.
Terpantau JejakNtb Bung Rama juga, membagikan makanan berupa nasi bungkus dan air minum bersama tim relawan PMI di Dompu, semua disambangi. Tak hanya itu, Kurnia Ramadhan bakal memastikan kerugian dan kalkulasi dampak akibat banjir kemarin. Belum diketahui pasti berapa jumlah harta benda yang ikut terseret dan tergerus air rob maupun akibat peristiwa tersebut.(Red)




















