Kalahkan Bima United di Babak Delapan Besar, Persid Wakil Bima Barat Melaju Semifinal Walikota Cup 2022

JejakNTB.com | Perjuangan SSB Persid Dena Bima dalam meraih juara sungguh sangat pahit nan getir, di tengah lapangan berlumpur campur gerimis dan berlicin tepatnya di lapangan Manggemaci Kota Bima, Selasa (27/12). Anak anak usia dini yang masih sangat belia dipaksa oleh tournament untuk menjadi atlit.

Usia yang sangat rentan ini sebenarnya belum layak dieksploitasi untuk sebuah kepentingan kompetisi namun panggilan jiwa bakat skolastik anak mampu menghempaskan itu semua.

Kelompok Usia Dini 10 dan 12 tahun tersebut sukses meraih tiket semifinal buat Rabu besok, (28/12) setelah melalui adu pinalti mengalahkan tuan rumah Bima United A dan B di laga keempat sore hari tadi.

Bima United yang menurunkan 4 klub kelompok usia 10 dan 12 selaku tuan rumah dan squad pandora itu harus keluar lebih awal dari babak kompetisi setelah disisihkan sejumlah kompetitor hebat se Pulau Sumbawa dan tidak mengantongi tiket semifinal dan final di kandangnya sendiri.

Besok, Persid Dena Kabupaten Bima tidak sendiri melenggang ke babak semifinal melainkan bersama Galaxy , Power dan Dompu United.

Persid sangat dilematis dituntut berjuang ekstra keras ditengah lapangan yang sangat becek dan berlumpur serta diiringi hujan jadinya kompetisi sulit dielakkan meski faktor cuaca. Namun bagi anak didik coach Chairulnas hal itu bukanlah suatu kendala melainkan keasyikan tersendiri bagi anak anak Dena Kabupaten Bima.

Persid lolos di delapan besar setelah tampil ganas menguburkan mimpi Tim Pandora Kota Bima dengan skor telak 2-0 sore tadi hingga magrib melalui drama adu pinalti fulled time pada laga keempat kompetisi Bima United Academy for Anniversary memperebutkan Bergilir Walikota Bima Cup.

Kedua KU 10/12 bermain normal dan sama sama berakhir dengan drama adu pinalti , kondisi cuaca dan lapangan yang sudah tidak normal bukan menyurutkan niat squad tangguh besutan Coach Chairulnas menyerah melainkan tetap bermain peluh keringat tak kenal menyerah dan anak anak mengaku senang bermain bola sambil berlumpur lumpuran.

Persid satu satunya wakil dari Bima Barat yang berhasil meraih tiket semifinal yang akan digelar besok di lokasi yang sama Rabu, (28/12). Dalam laga semifinal Persid Dena Kabupaten Bima akan berhadapan dengan Dompu United sebagai lawan tangguh raksasa namun pernah dikalahkannya di Sumbawa Barat.

Berdasarkan informasi dan data yang berhasil jejakntb.com himpun bahwa Semifinal Kompetisi Walikota Cup 2022 ini akan dilaksanakan besok dengan jadwal sebagai berikut :

Screenshoot via jpeg.file
yang dikirim Pelatih ke grup

Humas SSB Persid Dena,  Nukman, S.H. mengharapkan kepada Panitia terutama dari pihak penyelenggara Bima United Academy Cup 2022 untuk tidak berkecil hati dan kecewa.

” Harapan saya mewakili semua orang tua para anak usia dini KU-10 dan KU-12 mari kita junjung tinggi sportifitas, fair play selama kompetisi berlangsung, event ini sebenarnya bukan untuk mencari juara dan mengarusutamakan pemenang melainkan wadah pembentukan karakter bagi anak anak bangsa yang berada di Pulau Sumbawa khususnya Bima agar bisa memberikan teladan dan pilot bahwa begini lhoo karakter terbaik untuk bekal anak didik kita kelaknya,” ungkap alumni FH Univ 45 ini pada media sesaat laga 8 besar sore tadi.

Selain itu Mantan Presiden Jaringan Mahasiswa Nusa Tenggara Barat ( JM-NTB ) yang juga pernah menjadi Kabid PAO HMI Cabang Mataram Periode 1997 Kabinet Andi Rusdi ini meminta semua pihak untuk legowo atas capaian dan hasil pertandingan tanpa kita merekayasanya.

” Siapapun yang masuk semifinal kita hargai dan siapapun yang dapat tiket final juga kita hormati serta yang kalah kita apresiasi. Tidak ada yang merasa diuntungkan maupun yang dirugikan dari aktifitas ini. Ini wahana kita bersilaturrahim mulai dari Sumbawa hingga Bima begitu sebaliknya, jangan karena anak kita kalah lalu patah semangat dan saling mencaci maki jangan begitu selain itu momentum ini adalah momentum kebahagiaan anak anak kita bertemu dan bermain se usianya yang kelak nantinya akan dijadikan sejarah bagi mereka ketika kita sudah makin pikun dan menua jadi ada mereka sebagai penerus kita,” pungkasnya. (RED/TIM)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top