Jelang MXGP 2023, Pihak INFRONT dan CARSTEN Nyatakan Siap Gelar Dua Seri Internasional di NTB

Foto. Sirkuit MXGP Rocket Sumbawa yang langsung berhadapan dengan laut Samota

 

JejakNTB.com | Nusa Tenggara Barat kini mendapatkan dua jatah series MXGP pertama MXGP Sumbawa di Rocket Sirkuit Samota dan MXGP Selaparang . Persiapan panitia infront dan carsten kini mulai terlihat. Untuk seri pertama yang akan digelar 22 -26 juni di Sumbawa dan disusul  lagi, 1 – 2 Juli 2023 di Eks Bandara lama Selaparang Lombok, 

Pihak Infront ~ Carsten yang diwakili  Yulia saat ditemui media, Selasa (20/6) menjelaskan detil persiapan jelang pelaksanaan seri ke 10 dan 11 di NTB sementara untuk kondisi sirkuit baik yang di Sumbawa maupun Lombok menurut jubir infront ini telah mencapai kondisi kesiapan sekitar 85 persen siap di jejal para krosser berbagai nehara begitupula dengan paddock maupun tribun serta media centre untuk para wartawan.

” Hingga saat ini, persiapan yang menunjang pergelaran dua series benar benar siap, paddock, tribun dan lainnya sudah mencapai 85 porsen di Sumbawa begitupula dengan di Lombok, terutama sekali untuk penonton,” kata Yulia melalui saluran telepon.

Selain paddock, Yulia juga memaparkan tentang kondisi terkini kedua sirkuit baik Lombok maupun Sumbawa kondisi fisik sirkuit mencapai kesiapan 95 porsen.

” Untuk sirkuit rocket Samota 95 porsen sesuai kualifikasi Infront dan Carsten sedangkan Lombok 85 porsen keadaan terkini,” sambungnya.

Untuk diketahui Sirkuit Rocket Samota yang berada di Sumbawa Besar memiliki luas total 20 hektar are, dan telah sukses dimanfaatkan mulai tahun 2022 untuk event MGXP yang dilaksanakan Infront dengan sukses dan lancar.

Awalnya area ini merupakan ladang jagung milik warga, dalam waktu dua bulan pihak MXGP saat itu sukses membangun sirkuit berdasarkan track grand design master Infront MXGP internasional.

Sirkuit Samota memiliki panjang lintasan 1,8 kilometer dengan 18 tikungan dan 11 rintangan. Sirkuit yang kondisi tanahnya berpasir itu memiliki kontur berbukit sehingga menghasilkan elevasi yang sangat variatif secara alami.

” Sirkuit ini kami bangun hanya dalam waktu singkat kala itu yakni 2 bulan saja, tapi alhamdulillah diakui sebagai sirkuit terindah di dunia, dan tidak terlalu banyak modifikasi karena landscape dan topografinya ini sudah sangat memenuhi syarat sebagai salah satu sirkuit MXGP,” kata Ridwansyah mantan korlapnya.

Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah mengatakan bahwa sirkuit ini dalam proses permanen sesuai kesepakatan tuan rumah kontrak kerjasama dengan pihak penyelenggara selama lima tahun.

” Ini sirkuit  makin mantap dan pelan tapi pasti akan dipermanenkan menjadi sirkuit dunia yang makin digemari para penyelenggara dan pembalap karena investasi kita buat sirkuitnya juga tidak sederhana dan sekelilingnya tetap akan ditanami jagung namun tetap ada bagian sirkuit yang 20 hektar are akan dipermanenkan karena kita telah mendapatkan kontrak serta kepastian investasi. Orang akan bangun hotel, restoran dll lebih pasti semuanya memberikan kepastian.,” optimisnya.

Dimata para pembalap Sirkuit Rocket Samota Sumbawa Besar memberikan kesulitan-kesulitan yang cukup tinggi. Hal itu diungkapkan Fahran Hendro Fahroji satu satunya krosser Indonesia pada MXGP 2022,

“Rintangannya sangat menantang bangat dan di Indonesia belum yang ada yang seperti ini, belum ada yang bagus semi semi pasir seperti ini yang ada hanya harpeg belum ada yang seperti di Samota ini,” akuinya.

Senada dengan Fahran Hendro Fahroji, krosser asal Italia Martia Daqua dari Redbull pun menyampaikan hal yang sama,

” iya treknya bagus, besar dan agak aneh. Saya belum pernah mencoba trek seperti ini tetapi lompatannya tinggi dan sangat menyenangkan,” ungkapnya kala itu.

Ia mengaku saat ini tiket yang telah terjual untuk MXGP lumayan banyak dan mudah mudahan kedua seri NTB sukses dan berhasil.

Yulia berharap kepada pemerintah terutama pemda setempat kiranya bisa turut mendukung dan menyukseskan gelaran sport tourism yang akan dihadiri krosser internasional dari berbagai negara.

” kepada penonton saya berharap banyak dan begitupula pemerintah daerah untuk turut mendukung serta menyukseskan gelaran dua series ini mudahan sesuai rencana, “bebernya.

Informasi yang dihimpun media, MXGP Samota Sumbawa seri ke 12 tahun 2022 lalu menghabiskan anggaran lumayan besar hingga 50 miliar rupiah. Dan dana tersebut didapatkan dari sponsor serta tidak menggunakan anggaran belanja negara maupun membebani anggaran belanja pemerintah daerah setempat. Estimasinya sekitar 8,4 miliar rupiah diantaranya untuk membayar promotor MXGP sedangkan sebagian besar sisanya untuk pembangunan sirkuit dan pembiayaan penyelenggaran gelaran MXGP selama tiga hari.

Hingga berita ditulis, ID pass untuk media belum juga didapatkan oleh para wartawan yang telah meregistrasi untuk meliput ajang motorcross MXGP.

“Menanggapi pertanyaan perihal ID card, ini sedikit delay karena Samanta baru sampai Sumbawa malam hari, yang seharusnya siang tadi dan hasil dari Infront bersama Carsten akan kami infokan setelah bertemu. Jadi mohon ditunggu. Selambat- lambatnya Kamis ya.,” ucap Yulia yang diamini sejumlah wartawan peliput dalam WAGs [MEDIA] MXGP SUMBAWA 2023.

 

Jelang Seri Internasional, Pembangunan Sirkuit Lombok kini mencapai 85 persen

Foto. Sirkuit Selaparang Lombok 

Ditengah berbagai dinamika plus minusnya penyelenggaraan tersebut kembali bersiap menggelar acara balap motor berkelas Internasional, kali ini dua tempat di Bumi Gora akan ditunjuk untuk menggelar seri ke 10 dan 11 motocross MXGP 2023. Untuk seri ke 10 yang dipertandingkan pada 23 – 25 juni mendatang MXGP akan di gelar di Samota Pulau Sumbawa. Adapun pergelaran seri ke 11 pada 1 – 2 juli nanti akan dilaksanakan di Sirkuit Lombok.

Pembangunan Sirkuit MXGP Lombok yang dibangun di eks bandara Selaparang sudah dilakukan pada minggu lalu. Sejumlah alat truck dan material telah sukses membentuk lintasan dan rintangan balap di sirkuit yang diperkirakan tuntas paling lambat juni 2023.

“Kami optimis juni ini akan kelar dan sudah bisa dipakai untuk menyelenggarakan series ke 11 untuk Lombok dan ini tidak kalah dengan yang ada di Sumbawa. Adapun panjang lintasan sekitar 1,3 kilometer kalau nggak salah, tantangan dan rintangannya standar internasional lah. Kalau MXGP itu internasional standardnya dan saya kira bagus sekali. Jadi mereka itu seni bikin yang gitu gitu, kayak Samota, ungkap Dr Zul dihadapan awak media.

Nusa Tenggara Barat juga akan menggelar kegiatan balap mobil dan moto grandprix di sirkuit Mandalika Lombok, balap mobil dijadwalkan diadakan pada Agustus 2023 dan Moto Grand Prix akan dilaksanakan pada  Oktober mendatang. Moto Grand Prix Mandalika yang akan dilaksanakan di Pertamina Sirkuit menjadi seri ke 16 dalam kalender balap dunia dari 21 race yang akan berlangsung. Indonesia akan menjadi tuan rumah yang kedua kali di Mandalika Lombok Tengah pada 15 Oktober mendatang. (*)

 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top
Scroll to Top