JEJAKNTB.COM |Kabupaten Sumbawa sebagai salah satu daerah dari sepuluh kabupaten/kota yang berada di wilayah Propinsi Nusa Tenggara Barat terletak di ujung barat Pulau Sumbawa, pada posisi 116″ 42′ sampai dengan 118″ 22′ Bujur Timur dan 8″ 8′ sampai dengan 9″ 7′ Lintang Selatan serta memiliki luas wilayah 6.643,98 Km2. Pulau ini dibatasi oleh Selat Alas di sebelah barat (memisahkan dengan Pulau Lombok), Selat Sape di sebelah timur (memisahkan dengan Pulau Komodo), Samudra Hindia di sebelah selatan, serta Laut Flores di sebelah utara. Kota terbesarnya adalah Bima, yang berada di bagian timur pulau ini.
Baca juga :
Bupati Kabupaten Sumbawa Ir.H.Syarafuddin Jarot, M.P, sukses membuka acara pelatihan budidaya bawang merah program upland, pada acara tersebut turut hadir Kepala Dinas pertanian Kabupaten Sumbawa – Ir.Ni Wayan Rusmawati, M Si, Sekdis Pertanian, Opd terkait, dan peserta pelatihan, bertempat di Hotel Grand Sumbawa, Senin (5/5).
Dari total luas wilayah 6.643,98 Km2.Luas lahan pertanian Kabupaten Sumbawa mencapai 664.398 HA, dengan lahan sawah irigasi seluas 43.981 HA dan tadah hujan seluas 14.652 HA. Pencapaian produksi pertanian sendiri terus mengalam peningkatan khususnya untuk jagung yang mana total produksi Tahun 2023 mencapai 704.330 Ton dari luas panen 96.237 HA.
Baca juga :
https://jejakntb.com/visa-jch-tidak-keluar-mahdalena-ini-murni-masalah-pemvisaan/
Dalam sambutannya Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa mengatakan, bahwa program budidaya bawang merah di Kabupaten Sumbawa yang akan dikembangkan seluas 300 hektar selama 2 tahun ke depan, Pemerintah daerah berharap agar petani peserta pelatihan dapat memanfaatkan waktu untuk menerima materi-materi yang akan disampaikan oleh narasumber, sehingga mereka dapat melakukan budidaya tanaman bawang merah dengan baik.”terangnya.
Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas pertanian juga berharap, agar petani dapat tukar menukar informasi dengan kelompok-kelompok lain yang sudah pernah menanam bawang merah, serta memanfaatkan media sosial dan YouTube untuk memperoleh informasi tentang budidaya tanaman bawang merah.
Baca juga :
https://jejakntb.com/kapolres-sumbawa-sosok-pemimpin-yang-penuh-toleransi-dan-dekat-dengan-rakyat/
Selain itu, pada acara tersebut Kepala Dinas Pertanian menekankan pentingnya perawatan khusus dan serius dalam budidaya tanaman bawang merah, serta pengelolaan alat dan mesin pertanian yang baik, selain itu juga Pemerintah menawarkan program pinjaman dengan bunga rendah kepada petani yang ingin mengembangkan budidaya bawang merah. Dengan harapan agar program budidaya bawang merah dapat meningkatkan pendapatan petani dan kesejahteranya,”tutup Kadis.
Pada kesempatan tersebut Bupati Sumbawa mengatakan, ” saya sangat senang bisa bergabung dalam program pelatihan budidaya bawang merah hari ini, Saya percaya bahwa dengan pengetahuan dan pengalaman yang dibagikan, kita dapat meningkatkan hasil panen dan menjadikan Kabupaten Sumbawa sebagai salah satu penghasil bawang merah terbaik di Indonesia,”ujarnya.
Baca juga:
https://jejakntb.com/ada-97-orang-berebut-kursi-direksi-bank-ntb-syariah-siapa-lolos/
Di tempat yang sama Bupati menjelaskan bahwa, Budidaya bawang merah memerlukan perawatan intensif dan modal yang besar, namun juga berpotensi memberikan hasil yang besar jika berhasil. Oleh karena itu, kita harus bekerja sama dan bersemangat dalam mengembangkan budidaya bawang merah di Kabupaten Sumbawa.”jelas Bupati
” Saya berharap bahwa dengan pelatihan ini, kita dapat memanfaatkan teknologi dan sarana pertanian untuk meningkatkan hasil panen dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga:
“mari kita manfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya agar bisa memberikan pelajaran, pengetahuan, keterampilan usaha Tani bawang, khususnya bagi petani kita yang selama ini punya potensi lahan luar biasa, tetapi memang minat bakat untuk ke arah itu masih rendah, Bima memiliki etos kerja yang sangat tinggi untuk bawang ini Tapi Sumbawa masih rendah, mungkin dengan adanya program ini memberikan pemahaman, pengetahuan ilmu kepada petani Sumbawa karena ini memiliki potensi ekonomisnya cukup baik, kalau ini bisa berhasil maka insyallah nantinya Sumbawa akan menjadi daerah penghasil bawang yang lebih baik dan lebih tinggi hasilnya dari daerah lain,”jelas Bupati.
Baca juga :
https://jejakntb.com/selamatkan-hutan-batu-lanteh-zulfikar-akan-lakukan-penegakan-hukum-lebih-tegas/
Di akhir sambutannya Bupati mengajak untuk bersama-sama menjaga amanah dan menggunakan sumber daya dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat dan pemerintah serta mengikuti pelatihan ini dengan semangat dan kesungguhan,”tutup Bupati.




















