Gelar Rotasi, Bupati Bambang Firdaus Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II untuk Segarkan Birokrasi

Bupati Dompu, Bambang Firdaus saat melakukan 
Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji
15 Pejabat Eselon II, di Aula Pendopo, Senin (12/1/2026)

 

 

DOMPU, JEJAKNTB |Dinamika pemerintahan daerah kembali bergulir di Kabupaten Dompu. Pagi tadi, bertempat di Aula Pendopo Bupati Dompu, Bambang Firdaus, S.E., secara resmi melantik dan melakukan rotasi terhadap sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dompu.

Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, dan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Rotasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penyegaran birokrasi, peningkatan kinerja, dan optimalisasi pelayanan publik, menyusul evaluasi kinerja yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Dalam sambutannya, Bupati Bambang Firdaus menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal lumrah dalam manajemen kepegawaian dan bukan didasari oleh faktor politis, melainkan murni untuk kebutuhan organisasi.

“Pelantikan hari ini adalah tindak lanjut dari hasil evaluasi kinerja dan job fit (uji kesesuaian) yang telah kita lakukan. Tujuannya jelas, menempatkan figur yang tepat di posisi yang tepat (the right man on the right place) untuk memastikan program-program prioritas daerah berjalan optimal,” ujar Bupati Dompu Bambang Firdaus.

Beberapa pejabat yang mendapatkan amanah baru dalam rotasi ini antara lain:

1). Abdul Syahid, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

2). Agus Salim, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintah, Hukum, Politik, Kerja Sama, dan Kesra.

3). Ardiansyah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menjadi Asisten I (Pemerintahan dan Kesra) Setda.

4). Arif Hidayatullah, dari Sekretaris DPRD (Sekwan) menjadi Kepala DPMPD.

5). Aris Ansary, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan (Bappeda & Litbang).

6). Hj. Daryati Kustilawati, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB).

7). Arif Munandar, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD-PSDM) menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Kemasyarakatan dan SDM.

8). Farid Anshari, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP).

9). Ilham, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menjadi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak-Keswan).

10. Jufri, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menjadi Inspektur Inspektorat.

11). Miftahul Suadah, Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Kemasyarakatan dan SDM menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA).

12). Moh. Syaukani, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

13). Muhammad Abduh, Kepala Disnak-Keswan menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Perpusda).

14). Muhammad Nursalam, Kepala Disnakertrans menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

15). Yani Hartono, Kepala Diskominfo menjadi Kepala Dinas Sosial (Dinsos).

Bupati berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi di lingkungan kerja yang baru, menunjukkan kinerja terbaik, dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Mereka diminta untuk fokus pada target kinerja yang telah ditetapkan, terutama dalam penanganan isu-isu strategis seperti menguatkan ketahanan pangan nasional, bencana alam, penurunan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, dan peningkatan investasi daerah maupun lainnya termasuk memiliki kearifan lokal atas kondisi fiskal daerah yang sangat signifikan mengalami penurunan mulai 2026.

“Saya instruksikan agar segera lakukan konsolidasi internal, petakan masalah, dan tancap gas bekerja. Masyarakat menantikan hasil kerja nyata kita,” pungkasnya.(*)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top