Distribusi Gas Elpiji 3 Kg Semraut, DPRD Sumbawa akan Panggil Para Pihak

Sumbawa, JejakNTB.com | – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq menegaskan kembali kepada awak media bahwa ia telah memantau persoalan yang sedang dibicarakan masyarakat, yakni kesulitan masyarakat mendapatkan gas elpiji 3 kilogram.

“Saya melihat Rantai Distribusi Gas Elpiji 3 Kg ini Semraut, tidak ada kendali berdasarkan zona maupun pembagian wilayah, semua orang bebas membeli Gas Elpiji kemasan 3 Kg (Melon) dari mana saja dan berapa saja asal bisa membeli sebelum masyarakat setempat yang menjadi area pangkalan ini mendapatkan bagiannya. Atas kondisi ini sangat memprihatinkan. Kasihan ibu- ibu rumah tangga yang tidak mampu membeli Gas kemasan 12 Kg, tidak mendapatkan Gas, demikian juga pelaku usaha kecil yang tidak kebagian. kami akan segera mengundang pihak terkait melalui Komisi teknis (Komisi 2) sehingga dapat diketahui pangkal masalahnya kenapa terjadi kesemrautan dalam distribusi gas melon ini” Ucapnya Rabu (11/5) di Sumbawa.

Lanjut Rafiq “ permasalahan ini bisa dibilang bukan hal yang baru, tapi gemanya terasa lebih besar kali ini. Mungkin karena Penggunaan Gas melon sudah semakin meningkat sementara Kouta tidak bertambah. Hal ini bisa membuat munculnya aksi masyarakat saling rebut, adu cepat untuk mendapatkan Gas, tak heran ketika gas dari SPBE tiba di Pangkalan langsung ludes dalam hitungan jam, karena yang membeli tidak hanya dari masyarakat sekitar pangkalan, tapi juga dari luar Desa dan belinya pun lebih dari satu bahkan empat atau lebih perorang, kalau bukan untuk di jual lagi ( kios) pasti ada dari golongan Rumah tangga golongan mampu yang seharusnya menggunakan Gas yang non subsidi, karena jika tidak diatur akan ada rumah tangga miskin maupun pelaku usaha kecil ( mikro) kita seperti penjual gorengan maupun makanan yang tidak kebagian.

Menurutnya hal ini perlu segera disikapi secara cermat dan secepat-cepatnya, dimanakah benang merahnya,” ungkap Rapik dengan nada serius.

Menurut Rafiq, Lembaga akan memanggil kembali seluruh pihak yang terlibat dalam jaringan pemasaran gas elpiji 3 kg ini. Baik Pertamina, SPBE, Distributor, Pangkalan Se- Kabupaten Sumbawa dan OPD terkait.

Politisi yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa ini juga mengatakan bahwa disamping pasokan gas harus dapat dijaga ketersediaanya yang penting juga bagaimana agar pendistribusiannya lancar dan merata serta tepat sasaran.” Pungkas Rafiq.

Rapiq menambahkan, “Persoakan Elpiji adalah prioritas, saya berharap, dalam waktu dekat ini permasalah kesulitan masyarakat mendapatkan gas Elpiji 3 kg dapat segera teratasi,”tutupnya.( AM/ Ruf)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top