Dinas Dikbud KSB Ambil Bagian Pameran Pembangunan, Usung Tema Digitalisasi Sekolah

SUMBAWA BARAT, JEJAKNTB||Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) benar benar mengaktualisasikan visi besar KSB Maju Luar Biasa, dalam suasana menyambut Hari Lahir Kabupaten Sumbawa Barat ke-22 berbagai macam jenis kegiatan sukses terlaksana mulai hulu hingga hilir nya. Salah satu contoh adalah peserta pameran pembangunan dari Dinas Dikbud KSB tiada henti berinovasi kini kembali mengedukasi masyarakat dengan turut serta ambil bagian tanpa ada rasa lelah sedikitpun. Dinas yang dihuni para guru dan tenaga kependidikan kembali berpartisipasi aktif dalam ajang Pameran Pembangunan dalam suasana peringatan Harlah ke-22 tahun ini. Acara yang  menurut jadwal akan berjalan selama tujuh hari, dari tanggal 11 hingga 17 November 2025, ini menjadi platform bagi Dikbud KSB untuk memamerkan berbagai inovasi dan capaian di bidang pendidikan lokal.

Terpantau JejakNtb di lokasi semua satker dan OPD turut serta dalam meramaikan acara pameran pembangunan, bahkan Bupati Sumbawa Barat, H.Amar Nurmansyah, ST., M.Si. bersama Wakil Bupati, Hj. Hanifah, S.Pt., MM.Inov dan Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, Kaharuddin Umar membersamai acara yang digagas jajaran Pemkab Sumbawa Barat (KSB). Sesuai rencana,  Pameran ini berfungsi sebagai sarana edukasi, apresiasi, dan promosi, serta menjadi wadah untuk kolaborasi dan dialog untuk merancang masa depan yang lebih baik di berbagai bidang, seperti ekonomi, budaya, pendidikan, dan pariwisata. 

Salah satunya, Stan Dikbud KSB kali ini tampil menonjol dengan mengusung tema “Digitalisasi Sekolah Berbasis Kearifan Lokal”. Melalui tema ini, Dikbud ingin menunjukkan upaya nyata dalam mengintegrasikan teknologi digital dengan nilai-nilai budaya setempat dalam proses belajar mengajar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat, Agus, S.Pd.M.M., menjelaskan bahwa pameran ini bukan sekadar ajang unjuk gigi, melainkan sarana edukasi bagi masyarakat luas. ” Kami sebagai partisipan sebagai bentuk partisipasi kami dalam pameran pembangunan ini adalah kesempatan untuk menginformasikan kepada publik tentang apa yang telah kami lakukan untuk pendidikan di KSB,” ujarnya.

Di stan pameran, pengunjung dapat melihat langsung berbagai inovasi, mulai dari platform pembelajaran daring yang dikembangkan secara internal, hingga proyek-proyek siswa yang menggabungkan coding dengan seni tradisional. Interaksi langsung antara pendidik, peserta didik, dan masyarakat menjadi nilai tambah dalam kegiatan ini.

Agus menambahkan, kegiatan semacam ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang peran vital pendidikan dalam pembangunan sosial dan ekonomi daerah. “Respons masyarakat sangat positif. Ini menunjukkan bahwa inovasi di bidang pendidikan mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak,” tambahnya.

Pameran ini diharapkan dapat memotivasi seluruh elemen pendidikan di Kabupaten Sumbawa Barat untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan demi kemajuan daerah.

Tujuan dan manfaat pameran untuk masyarakat sangatlah signifikan, seperti:

  • Menunjukkan kemajuan: Memamerkan hasil-hasil nyata pembangunan, baik di bidang teknologi maupun budaya.
  • Edukasi dan inspirasi: Memberikan informasi kepada masyarakat tentang capaian pembangunan dan menjadi inspirasi untuk inovasi di masa depan.
  • Promosi produk lokal: Membantu mempromosikan produk UMKM dan kekayaan daerah agar dapat dikenal lebih luas.
  • Mendorong kolaborasi: Menjadi ajang pertemuan bagi berbagai pihak untuk membangun sinergi dan kerja sama.
  • Meningkatkan partisipasi masyarakat: Mengajak masyarakat untuk bersatu dan berkontribusi dalam proses pembangunan.

(ADV)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top