JEJAKNTB.COM | Koordinator Lapangan Komite Percepatan Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (KP4S) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Agusty Lanang Medyar alias Bang Joy, memastikan aksi unjuk rasa jilid III akan digelar mulai Senin hingga Jumat, 26-30 Mei 2025, dengan agenda utama memblokade Pelabuhan Poto Tano.
Aksi ini merupakan bagian dari perjuangan panjang menuntut pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) untuk berpisah dari Nusa Tenggara Barat (NTB).
Bang Joy menyebutkan, KP4S KSB telah mengantongi izin resmi dari Polres Sumbawa Barat untuk pelaksanaan aksi tersebut.
“Walaupun ada pihak yang menyatakan aksi ini ilegal, kami tegaskan KP4S KSB telah berbadan hukum. Jadi aksi ini sah secara hukum,” ujarnya, Minggu(25/5).
Menurutnya, semangat perjuangan untuk terbentuknya PPS tidak boleh padam. Meski semangat sebagian pihak mulai meredup, KP4S Kabupaten Sumbawa Barat tetap konsisten.
“Semangat kami tetap membara. Aspirasi masyarakat wajib terus digalakkan dan kawal. Pembentukan PPS adalah harga mati,” tandasnya.
Estimasi massa diperkirakan lebih dari 1.000 massa dari berbagai kecamatan di KSB akan ikut serta dalam aksi ini. Mereka akan berkumpul di sekitar Pelabuhan Poto Tano sebagai titik strategis penghubung Pulau Sumbawa dan Lombok.
“Kami mohon doa seluruh masyarakat Pulau Sumbawa dan diaspora Sumbawa di mana pun berada. Semoga perjuangan ini berjalan lancar dan damai,”pungkas Bang Joy.
(Nkm)




















