JEJAKNTB.COM |Debat publik kedua pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati dengan tema “Daya Saing Sumber Daya Manusia , Kemandirian Sosial dan Pemerintahan yang baik” oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumbawa Barat bekerja sama dengan Stasiun TVRI Nasional di Graha Bukit Bintang, Sabtu, (23/11) berjalan lancar sesuai run down KPU RI.
Turut hadir dalam acara tersebut, Pjs Bupati, Kepala Kesbangpoldagri, Forkopimda, Kepala Kejari, Rekan-rekan Komisioner KPU, Ketua dan anggota Bawaslu, Kapolres, Dandim 1628, serta semua pasangan calon mauoun tim.
Ketua KPUD Sumbawa Barat, Herman Jayadi, S.AP. dalam sambutannya menyampaikan,

“Metode kampanye yang difasilitasi untuk merebut hati rakyat salah satunya adalah debat pasangan calon, sebagaimana yang kita saksikan ini,” ujarnya dalam sambutan.
Dengan tujuan untuk menyampaikan visi dan misi, serta program kerja pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumbawa Barat periode 2024/2029, yang kemudian nantinya kepada publik diharapkan atau keoada pemilih dijadikan pijakan atau acuan serta referensi dalam rangka menetapkan pilihan pada tanggal 27 November 2024.
Ibu bapak yang sama sama kami hormati, KPUD KSB menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu KPUD dalam mensukseskan dua kali debat terbuka sehingga kegiatan terlaksana dan ibu bapak menyaksikan dengan seksama dan terimakasih oula kami sampaikan buat tim paslon semua pasangan dalam mensukseskan kontestasi ini, semoga pilkada ini menjadi pilkada yang baik dan berintegritas serta dapat dipertanggungjawabkan demi KSB lebih baik kedepan,” urainya.
“Ibu dan Bapak yang saya hormati ijinkanlah saya menyampaikan pula bahwa, masa waktu (timing,red) kampanye sejak malam ini Sabtu (23/11) hingga pukul 00.00 waktu Sumbawa Barat dan sekitarnya sudah tidak bisa dilaksanakan, mari kita junjung tinggi sportivitas dan persaudaraan, meski pilihan kita beda akan tetapi tujuan kita utuh agar bagaimana mewujudkan daerah kita menjadi KSB yang Baldlatun Toyyibatun Warobbun Gofuur sesuai citacita pendirinya, demikian kata sambutan saya” ingat Herman Jayadi.
Pantauan lokasi, usai sambutan dilanjutkan dengan penyerahan daftar pertanyaan oleh panelis yang diserahkan secara simbolis kepada KPUD melalui Ketua. Dan alhamdulillah amplop pertanyaan dalam kondisi tersegel dan dilihat disaksikan semua orang di arena debat Graha Bintang malam itu.
Adapun panelisnya dari berbagai Universitas terkemuka di Nusa Tenggara Barat, diantaranya, Dr Any Suryani Hamzah, SH., M.Hum (Akademisi Unram), Dr Irpan Suriadiata, SH MH (Akademisi Universitas Nahdlatul Wathan Mataram), dan Dr. Fathurrijal, S.Sos.I., M,I.K (Akademisi Universitas Muhammadiyah Mataram)
Selanjutnya Fakhrurrozi Anshory selaku moderator debat memandu jalannya acara yang sangat berkwalitas itu. Dalam pengantarnya Fakhrurrozi Anshory menegaskan bahwa debat tersebut adalah sebagai debat penutup dari seluruh rangkaian debat paslon se NTB , ” Di sisa waktu 3 hari ini kita sudah bisa melihat dan mahfum bahwa debat tersebut sangat syarat dan urgent mengingat visi misi, konsep gagasan serta program semua tertuang bahkan kita bisa mewujudkan bentuk demokrasi yang baik di Kabupaten Sumbawa Barat,” tandasnya.
Sebelum memulai acara pria yang akrab disapa Rozi itu membacakan tata tertib debat yang harus ditaati semua pasangan calon beserta tim, untuk menghindari salah faham dan missed. Dalam debat yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan itu,
Dalam segmen pertama penyampaian visi misi yang berdurasi 180 detik, Paslon diawali Pasangan Amar Nurmansyah – Hanifah (Amanah), Amanah, Ahmad Salim -Muhammad Nasir, disusul M Nur Yasin – Sumardhan (Nurramdhan) dan Fud Syaefuddin – Aheruddin (FasMo)
Paket Nurramdhan Cahaya Perubahan dengan urutan ketiga dalam debat tadi malam tampil all-out, lebih cerdas dan sangat beda dari biasanya.
“Positioning Sumbawa Barat masih sangat rendah dengan angka kemiskinan tertinggi se NTB , cita-cita smart city belum kelihatan, Nurramdhan datang membawa cahaya perubahan jika Nurramdhan diberikan mandat maka tidak boleh lagi ada masyarakat KSB dirujuk ke RS lain bila mereka sakit, tidak boleh lagi ada ASN yang alami intimidasi karena takut dipindahkan ke tempat terpencil, tidak boleh lagi ada pembiaran peningkatan atas kasus narkoba, tidak boleh ada lagi tenaga kerja lokal yang jadi penonton di daerah sendiri karena tidak bisa bermain, tidak boleh lagi ada resign, tidak boleh lagi ada lansia yang mencari makan ditengah jalan.
Nurramdhan akan melakukan terobosan pendataan, latihan, pembangunan platform yang bisa diakses oleh seluruh tenaga kerja adalah hal utama termasuk mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK), sehingga unggul dan berdaya Penerapan ASN secara meritokrasi akan menjamin Aparatur Sipil Negara nantinya kian meningkat kinerjanya terutama membangun komunikasi, kolaborasi dan sinergitas semua elemen unsur dan pihak terkait termasuk stakeholders.
Intinya bagaimana menjadikan Sumbawa Barat kembali ke khittah awal perjuangan kami mendirikan KSB dulu yakni mandiri, sejahtera, dan religius. Dalam mewujudkan visi misi ini kami telah membentuk apa yang disebut dengan Trisula Unru. Tiga Usulan Untuk Rakyat Unggul.
Pertama Transparansi hukum, yang kedua Reformasi Birokrasi dan Ketiga adalah integrasi ekonomi. Salah satu bentuk transparansi hukum kami adalah setiap kebijakan lebih lebih yang akan menentukan nasib masyarakat secara keseluruhan maka kami berkewajiban untuk mengikutsertakan seluruh elemen masyarakat dan stakeholders untuk menentukan program program yang akan menyangkut masa depan mereka.
Kemudian Reformasi Birokrasi kami akan menganut sistem meritokrasi birokrasi atau merit sistem, kalau bukan keahliannya jangan ditempatkan pada posisinya sebab nanti akan hancur pekerjaan itu ditangan yang bukan ahlinya.
Rasulullah SAW bersabda, kalau engkau beri jabatan teknis kepada orang yang bukan ahlinya cepat atau lambat akan hancur dan binasa
Oleh karena itu kami, sebenarnya saat ini masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat tengah berada di titik penting sejarah daerahnya, kita tidak sedang mencari siapa yang paling pintar berdebat, tetapi kami sedang mencari siapa yang paling rela ikhlas memikul beban derita masyarakat bersamanya, dan inilah yang kami tawarkan kepada masyarakat sehingga kami memilih serba gratis (free-charge program,red) pendidikan gratis, kesehatan yang gratis, Saprodi dan manner pertanian yang gratis , semuanya gratis setelah kita kalkulasi dengan kekuatan finansial daerah setelah melakukan penghematan anggaran.
Hanya Nurramdhan satu-satunya pemilik perubahan itu, tiada yang lain , kalaupun ada narasi yang sama itu mereka jiplak kita. Selain itu, tawaran usulan maupun masukan serta aspirasi masyarakat hebatnya Nurramdhan Cahaya Perubahan menuangkan dalam sebuah alas hukum yang sangat jelas berbentuk kontrak politik yang memiliki bukti dan kekuatan hukum yang sangat kuat.(*)




















