Bawaslu Respon Dugaan Ratusan Surat Suara tercoblos duluan di Sumbawa

JEJAKNTB.COM | Ketua Bawaslu Kabupaten Sumbawa, Arnan Jurami, S.IP mengatakan, pihaknya saat ini sedang menelusuri dugaan pelanggaran pemilu yang terjadi di salah satu TPS Desa Juran Alas Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa pada Rabu (27/11).

Namun sejauh ini Bawaslu masih menunggu kronologis lengkap dari dugaan pelanggaran tersebut.

Dimana sebelumnya, tim paslon Zul-Uhel menemukan indikasi 60 Surat Suara yang sudah tercoblos paslon nomor urut 3 yakni Iqbal-Dinda. Selain itu juga terdapat 59 surat suara sudah tercoblos nomor urut 2 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Jarot-Ansori.

“Kasus ini sedang ditangani oleh Koordinator Divisi (Kordiv) penanganan pelanggaran di lapangan, kita harus menunggu kronologinya terlebih dahulu baru kami bisa sampaikan secara lengkap,” ujarnya saat diwawancarai melalui telepon, Rabu.

Kejadian ini mengundang spekulasi negatif publik kepada Bawaslu dan KPUD Sumbawa, karena dianggap kecolongan sehingga terjadi pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilukada 2024.

Ketua Bawaslu Sumbawa pun menegaskan, bahwa ini bukan kecolongan dari Bawaslu karena terkait logistik tersebut adalah kewenangan KPU.

Ia belum bisa memberikan jawaban yang lengkap terkait persoalan tersebut.

Media ini menghubungi Ketua KPUD Sumbawa namun belum ditanggapi.

Sebelumnya saksi dari Tim Pemenang Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Zul-Uhel menemukan indikasi surat suara Pilgub di TPS Kecamatan Alas Sumbawa telah dicoblos terlebih dahulu.

Kejadian tersebut terjadi di TPS 6 Desa Juran Alas Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa. Puluhan surat suara itu telah dicoblos nomor urut 3 yakni paslon Iqbal-Dinda.

Bukan saja pasangan calon gubernur NTB Iqbal-Dinda, Surat Suara Pilbup juga telah dicoblos terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

” Jumlahnya 60 surat suara untuk Paslon nomor 3 Iqbal-Dinda yang telah dicoblos duluan dan untuk paslon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa nomor urut 2 yang juga dicoblos duluan sebanyak 59 suara,” ucap salah satu saksi didalam sebuah video. (Nkm)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top