AKBP.Zulkarnain, S.I.K (Kapolres Sumbawa Barat)
Sumbawa Barat, JEJAKNTB – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa KSB Menggugat menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, pada hari Senin (1/9/). Aksi ini menyuarakan sejumlah tuntutan terkait isu nasional dan daerah, dengan perhatian khusus terhadap kinerja kepolisian.
Massa aksi yang berjumlah sekitar 150 orang datang dari berbagai organisasi kemahasiswaan, antara lain BEM UTS, BEM STIKES, SMI, GMNI, HMI, IMM, dan BMI. Mereka juga didukung oleh kelompok masyarakat seperti Driver Ojek Online (Ojol) Grab dan Forum Komunikasi Lintas Etnis (FKLE) Kabupaten Sumbawa Barat.
Dalam orasinya, perwakilan FKLE Sumbawa Barat dan Ketua Korlap secara spesifik meminta Kapolres Sumbawa, AKBP Zulkarnain S.I.K, untuk mengusut tuntas kasus yang menimpa salah satu rekan ojol mereka di Jakarta. Kasus tersebut, di mana seorang driver ojol bernama Affan meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis Brimob, menjadi sorotan utama. Mereka menuntut transparansi dan keadilan dalam penanganan kasus ini.
Selain itu, massa aksi juga menyoroti kasus penyalahgunaan narkotika dan kenakalan remaja di Sumbawa Barat. Mereka mendesak agar Polres Sumbawa Barat serius dan tuntas dalam memberantas peredaran narkoba, kenakalan remaja serta menindak tegas oknum anggota kepolisian yang bertindak di luar prosedur.
Menanggapi tuntutan tersebut, Kapolres Sumbawa, AKBP Zulkarnain,S.I.K, menegaskan komitmennya. Ia menyatakan, “Negara kita adalah negara hukum sehingga apapun yang terjadi, kami dari pihak kepolisian pasti akan mendukung segala tindakan hukum.” Ia juga mengimbau massa aksi untuk mempercayakan proses hukum kepada kepolisian, yang akan bekerja sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku.
Terkait kasus narkoba, Kapolres menyebutkan keberhasilan dalam melakukan edukasi dan pencerahan di delapan wilayah sebagai bukti keseriusan pihaknya. “Hal tersebut bukanlah akhir melainkan awal dari pemberantasan narkotika di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat dan alhamdulilah KSB terkini aman terkendali,” tegasnya. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat dan mahasiswa untuk bersinergi dalam memberantas peredaran narkotika.
Terkait kenakalan remaja pun saat ini tengah bersinergi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Sumbawa Barat,”Inshaallah kita tetap siaga dan standby memastikan kenyamanan semua warga,” pungkasnya.
Untuk diketahui sebelum melakukan aksi Kapolres Sumbawa Barat meminta mahasiswa menandatangani pakta integritas aksi damai di halaman Mapolres dan dilanjutkan dengan aksi long march yang dikawal beliau hingga ke tempat Gedung DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, hingga demonstran pulang secara tertib kembali ke rumah masing-masing.
Redaksi _




















