SUMBAWA, JEJAKNTB|Setelah bertemu dengan Wakil Ketua DPRD, 7 Januari 2026, Luthfia Sabrina kembali menemui Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin, SAP.,MM.Inov pada Senin 12 Januari 2026. Kedatangan Gadis yang lolos pada ajang BMI 2026 tersebut guna meminta restu dan dukungan dari semua pihak termasuk unsur pimpinan DPRD beserta jajarannya.
Kehadirannya di ruang Ketua ditemani ibu kandungnya dan berlangsung lama dan disaksikan lainnya termasuk wakil ketua DPRD Sumbawa.
Wantina ibunya Sabrina sebagai orang tua mengucapkan terima kasih atas sambutan yang positif dari Pimpinan dewan Sumbawa dari PKS dua periode.
“MashaaAllah Tabarakallah untuk ajukan berkunjung begitu gampangnya, beliau langsung suruh temui,pak ketua adalah orang yg tangkas,dan tanggap, Sekali lagi terimakasih yang tiada terhingga bapak yang baik ,,semoga Allah selalu memberikan kesehatan, kelancaran rezqi, dan tetap tanggap respon kepada siapapun tanpa pernah memandang bulu, Inilah PEMIMPIN yang sesungguhnya,” ungkap Ibunda dari Luthfia Sabrina sesaat setelah pertemuan diruangan Ketua DPRD Sumbawa Nanang Nasiruddin.
Sementara, Ketua DPRD Sumbawa Nanang Nasiruddin, S.AP., MM.Inov menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Sumbawa termasuk ibu Wantina dan putri yang telah berkomitmen untuk menjaga dan mengharumkan daerah dalam kancah nasional.
” Sebagai Ketua dewan, saya sangat bangga, bagi setiap anak muda yang mau mencari wadah untuk bisa mengekspresikan diri, baik itu seni maupun budaya,yang bisa mengimplementasikan antar seni budaya dan karakter memadukan Akhlaqul Karimah, seperti membersamai aktifitas BMI, ini sudah membawa nama baik Kabupaten kita, selamat dan sukses buat dik Luthfiah Sabrina ,,semoga di ajang Beauty Muslimah Indonesia (BMI) tingkat nasional ini bisa mengharumkan nama Nusa Tenggara Barat dan daerah Sumbawa khususnya,” ucap Nanang Nasiruddin di ruang kerjanya, Senin, (12/1/2026).
Politisi PKS Sumbawa yang saat ini menjabat Ketua Partai ini bertekad untuk mensejahterakan rakyat melayani masyarakat sepenuh hati dan pikiran tanpa dikotomi dan hal tersebut merupakan sebuah keniscayaan bagi dirinya sebagai pelayan rakyat.(*)




















