SUMBAWA, JEJAKNTB|Mahasiswi Fakultas Pertanian Unram, Luthfiah Sabrina, berhasil masuk nominasi the best dalam ajang Beauty Muslimah Indonesia 2026. Kompetisi ini diselenggarakan oleh PT. Beauty Muslimah Indonesia dengan dukungan Pegent BMI Regional NTB.
“Beauty Muslimah Indonesia merupakan sebuah kontes kecantikan yang bernuansa Islami, sehingga mempermudah saya sebagai seorang muslimah untuk mengikuti ajang seperti ini. Selain itu, saya juga termotivasi untuk mencoba hal baru yang berkaitan dengan modeling, fashion, dan influencer,” ujar Luthfia saat diwawancarai media.
Dalam ajang ini, penilaian dilakukan berdasarkan berbagai aspek, mulai dari voting, unjuk bakat, public speaking, psikotes, wawancara, manner, pengelolaan sosial media, interaksi sosial, hingga total look yang mencakup make-up, pakaian, dan kerapian.
Momen berkesan bagi Luthfia Sabrina selama mengikuti ajang ini adalah bertemu dengan banyak orang hebat dari berbagai provinsi. “Saya semakin sadar untuk tidak berhenti meningkatkan kualitas dan skill diri untuk investasi ke depan,” katanya.
Kesuksesan ini tidak lepas dari dukungan banyak pihak, terutama orang tua dan teman-temannya. “Orang tua saya menjadi motivator utama, baik dalam dukungan moral maupun materi. Selain itu, teman-teman kampus dan senior dalam organisasi sangat membantu saya dalam ajang ini,” jelasnya.
Inspirasi bagi Sabrina dalam dunia beauty muslimah bukan berasal dari siapapun melainkan datang dari diri pribadi.
Uniknya, dia tidak punya ketertarikan terhadap dunia beauty muslimah dan ia sempat mengikuti melalui beranda Instagram. “ Sebetulnya saya enggak ada niatan sama sekali untuk masuk ke pagent ini karena belum mengenal awalnya terus waktu itu sempat lewat di beranda instagram bahwa ada pemilihan beauty muslimah indonesia dan dari situ mulai tertarik dan ingin mencobanya,” ujarnya.
Bahkan persiapan pun nyaris tidak ada yang dilakukan sebelum kompetisi cukup intensif. “Untuk persiapan khusus si tidak ada palingan saya selipin aja bila ada waktu kosong saya gunakan untuk latihan publik speaking, catwalk, bakat, dll,” ucapnya.
“Saya mulai fokus saat audisi regional pada 24 November 2025 di Arianz Hotel, itu aja,” tuturnya.
Beauty Muslimah Indonesia diselenggarakan dalam dua tahap, yaitu pada 12-14 Februari 2026 secara regional dan untuk Audisi di Bandung Jawa Barat untuk tingkat Nasional.
Dalam menjalani kompetisi ini, Luthfia Sabrina mengatur waktu dengan baik antara kuliah dan latihan. “Jika kuliah pagi, saya berlatih di sore hari. Sebaliknya, jika kuliah siang atau sore, saya mengoptimalkan latihan di pagi hari,” jelasnya.
Ketika ditanya, apakah dengan adanya audisi ini tidak berbenturan dengan belajar? “Alhamdulillah tidak sama sekali karena saya lebih mendahulukan kuliah saya dulu jika suda merasa longgar dan ada waktu kosong baru saya sempatkan untuk latian persiapan audisi ini,”katanya.
Menurutnya, kompetisi ini sangat penting bagi muslimah karena dapat meningkatkan kepercayaan diri, mengasah keterampilan, dan memperluas jaringan. “Saya mendapatkan banyak pelajaran berharga, seperti manner yang baik, kepemimpinan, manajemen waktu, disiplin, serta seni berkomunikasi dan bersosialisasi,” tambahnya.
Menurutnya, kegiatan ini penting banget buat muslimah karena Beauty Muslimah itu nggak cuma soal penampilan. Di sini ditekankan keseimbangan antara brain, beauty, dan behavior. Brain tentang cara berpikir dan wawasan, behavior tentang sikap dan akhlak, dan beauty tentang bagaimana membawa diri dengan percaya diri tapi tetap sesuai nilai muslimah.” bebernya.
Side effect ke pribadi justru positif, seperti jadi lebih pede, lebih dewasa dalam bersikap, lebih aware sama tanggung jawab diri, dan lebih termotivasi buat jadi versi diri yang lebih baik, bukan cuma terlihat baik tapi juga bisa berdampak buat sekitar.
Proses seleksi yang dilalui cukup ketat, terutama dalam aspek bakat dan voting. “Alhamdulillah, semua proses dimudahkan oleh Allah. Dukungan dari orang-orang sekitar serta semangat untuk terus melatih diri sangat membantu saya hingga mencapai posisi ini,” tutupnya.
Untuk diketahui, selain Luthfia Sabrina ada enam orang lainnya juga yakni 2 orang dari Undikma, 4 dari UIN Mataram dan 1 orang siswi SMA Kelas IIX. Mereka adalah Nida’an Khofiya, Dea Ananda, Uswatun Hasanah, Ersya Putri Anindhita, Denada Audina Pratama Hakim, Luthfiah Sabrina dan Hasanatul Fadhilah.(*)
REDAKSI|JEJAKNTB




















